Kapolres Empat Lawang Dicopot Dari Jabatannya

0
Kapolda Sumsel, Irjen pol Zulkarnain Adinegara

# Tes urine positif mengandung narkoba

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setiawan resmi dicopot dari jabatannya. Hal ini terkait hasil tes urinenya yang diduga postif Narkoba. Terungkapnya pencobotan jabatan tersebut tertuang dalam Telegram (TR) Kapolri No: ST 81/110/I/KEP/2019 tanggal 15 Januari 2019.

Dalam TR tersebut tertera pemberhentian jabatan dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri. Dimana AKBP Agus selaku Kapolres Empat Lawang Polda Sumsel dimutasikan sebagai Pamen di Polda Sumsel dalam rangka pemeriksaan. Sementara jabatan Kapolres Empat Lawang, dijabat oleh AKBP Eko Yudi Karyanto SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kaden B Pelopor Sat Brimob Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Selasa (15/1) membenarkan adanya TR pergantian jabatan Kapolres Empat Lawang tersebut. Dengan adanya TR ini maka AKBP Agus dibebas tugaskan dalam rangka pemeriksaan terkait hasil tes urine yang positif mengandung amphetamine.

“Memang benar yang bersangkutan (AS) dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres, ini sebagai contoh agar kedepan tidak ada lagi personel di Polda Sumsel dan jajaran yang main-main dengan Narkoba. Sebab saya akan tindak tegas,” ungkapnya.

Menurut Kapolda, dicopotnya jabatan Agus sebagai Kapolres merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menindak personel kepolisian yang terlibat Narkoba.

“Jadi, walau kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada AS, namun dengan dicopotnya ‘AS’ dari jabatannya ini merupakan bentuk keseriusan kami,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, sedangkan terkait urine AKBP Agus yang positif mengandung amphetamine, maka dirinya memastikan akan tetap mengusutnya walaupun yang bersangkutan kini sudah dicopot sebagai Kapolres.

“Terus saya usut, dan saya sudah perintahkan Kabid Propam melakukan pemeriksaan. Bahkan hingga kini yang bersangkutan masih terus menjalani pemeriksaan. Nanti setelah pemeriksaan selesai, barulah’AS’ akan disidangkan disiplin, adapun ancaman sanksinya jika terbukti menggunakan Narkoba, yakni di tempatkan di tempat khusus selama 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat,” tandas Kapolda.

Terpisah, Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Didi Hayamansyah mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada AKBP Agus.

“Dari hasil pemeriksaan sementara ini, AKBP Agus mengaku tidak tahu mengapa sampai hasil tes urinenya positif mengandung amphetamine. Itulah pengakuannya, dan kami masih melakukan pemeriksaan untuk persiapan sidang disiplin yang nantinya akan kami gelar,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kabid Propam, diketahuinya tes urine AKBP Agus positif mengandung amphetamine setelah pihaknya bersama tim melakukan kegiatan rutin internal dengan memeriksa tes urine kepada semua personel Polda Sumsel dan jajaran, termasuk Kapolres se-Sumsel. (kie)