Kapolres OKU Hadiri Pemakaman Satria

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Ratusan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) turut mengantarkan Satria (15) Bin M Yunus ke tempat peristirahatan terakhir. Keranda jenazah korban penembakan kawanan pencuri sepeda motor ini diusung sejauh 2 kilometer dari rumah duka Lorong Ogan, Kecamatan Baturaja Timur menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Tanjung Agung Baturaja Barat, Sabtu (13/10) siang.

Turut hadir menyaksikan secara langsung prosesi pemakaman tersebut, Kapolda Sumsel yang diwakili oleh Karo Rena Polda Sumsel Kombes Pol Lamazi, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari, Waka Polres Kompol Nurhadiansyah, Kabag Ops Kompol Yuskar, Kasat Reskrim AKP Alex Andrian serta pejabat utama polres lainnya.

“Mewakili Kapolda Sumsel dan kami atas nama Kapolres OKU turut berduka cita yang sangat mendalam atas kejadian ini yang menyebabkan Satria menjadi korban,” kata Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari saat menyampaikan sambutannya.

Dikatakan Kapolres, Satria sangatlah luar biasa, sebab diusianya yang masih belia ia telah memiliki rasa tanggung jawab yang belum tentu semua orang memilikinya. Ia dengan sigap menggagalkan aksi pencurian meskipun dengan keluguannya akhirnya ia menjadi korban.

“Terkadang orang baik cepat sekali Allah mengambilnya. Adik kita ini sangat luar biasa, banggalah kedua orang tuanya, semoga almarhum mendapat tempat yang terindah disisi-Nya,” ucap Kapolres.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menggagalkan tindak pencurian dengan kekerasan.

Ditegaskannya, kasus ini menjadi atensi pihaknya dan ia telah memerintahkan jajarannya yang juga akan dibantu oleh tim Jatanras Polda Sumsel untuk mengungkap kasus ini.

Untuk itu Kapolres memohon doa dan bantuan kepada seluruh masyarakat agar kasus ini cepat terungkap, apabila ada informasi Kapolres meminta untuk segera disampaikan kepada pihaknya.

“Tim Jatanras Polda Sumsel hari ini akan merapat, apabila ada informasi tolong disampaikan, saya tidak akan membiarkan kezoliman ini terjadi,” tegasnya.

Pantauan dilapangan, ibu korban Susi, tampak tegar melepas kepergian sang buah hati untuk selamanya, meskipun sesekali matanya berkaca-kaca saat mennyaksikan jenazah anaknya dimasukkan ke liang lahat. (ags)