Kasus Pengungkapan Narkoba di OKU Meningkat

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Kepolisian Resort (Polres OKU), di sepanjang tahun 2018 ini berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian masyarakat. Hal itu diungkapkan Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari saat menggelar pers rilis, Senin (31/12).

Diungkapkan Kapolres OKU, pihaknya selama 2018 berhasil mengungkap 4 kasus menonjol diantaranya kasus penembakan anak dibawah umur di Lorong Ogan, kasus pembunuhan Istri mantan Manager PT Mitra Ogan di Air Paoh.

“Pelakunya juga meninggal dunia, kasus pembunuhan istri pegawai Mitra juga kita ungkap dengan waktu 9 hari, pelaku curas yang menjadi DPO berbagai Polres dan Rutan Muara Enim juga berhasil kita ungkap,” ucap Kapolres.

Sementara untuk tindak kejahatan di OKU pada 2018 turun 28,8 persen dibandingkan tahun 2017. Rinciannya pada 2017 terjadi 599 kasus dan yang berhasil diungkap 360 kasus. Sedangkan 2018 jumlah kasus kejahatan menurun menjadi 426 dan berhasil diungkap 347.

“Jadi untuk 2018 ini kasus kriminalitas turun sebanyak 173 kasus atau 28,8 persen. Sedangkan untuk ungkap kasusnya naik 21 persen,” kata Kapolres.

Sedangkan untuk tidak pidana narkoba di OKU mengalami peningkatan dimana pada 2018 Polres OKU mencatat tindak pidana narkoba naik menjadi 156 kasus dibanding tahun 2017 hanya 116 kasus.

“Untuk narkoba naik 45 persen dengan barang bukti yang berhasil diamankan sabu 958,68 gram dibanding tahun 2017 seberat 230,19 gram. Sedangkan ganja tahun ini menurun, kita amankan seberat 159,78 gram berbeda dengan tahun lalu kita berhasil mengamankan ganja seberat 7,482 kilogram. Kemudian pil setan atau extacy naik drastis menjadi 530 butir, jauh dibanding tahun lalu yang hanya 55,4 gram,” tandas Kapolres. (ags)