Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Palembang Dipastikan Murni Bunuh Diri

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) – Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memastikan kematian satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua anaknya di Komplek Villa Griya Kebun Sirih, Blok A 18, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang murni bunuh diri.

Aksi bunuh diri yang terjadi Rabu (24/10) itu dilakukan oleh Fransiskus Xaverius selaku kepala keluarga. “Senjata api yang digunakan untuk melakukan bunuh diri merupakan senjata api rakitan karena tidak ditemukan alur di senjata api tersebut,” kata Kapolda, Kamis (25/10).

“Awalnya kami menduga senjata yang digunakan adalah senjata organik. Kemungkinan besar Fransiskus mengeksekusi kedua anaknya terlebih dahulu, baru istrinya dan terakhir Fransiskus menembak kepalanya sendiri,” katanya.

Kapolda mengatakan, dugaan bunuh diri ini dikuatkan dengan ditemukannya dua pucuk surat di rumah yang ditulis sendiri oleh Fransiskus. Dari hasil autopsi hari ini, di kepala keempat korban semuanya ditemukan proyektil peluru.

“Sesuai hasil Puslabfor, Fransiskus yang memegang senjata karena di tangannya ada ditemukan bubuk mesiu. Dengan bukti ini dia yang sebagai eksekutor sebelum menembak kepalanya sendiri,” jelasnya.

Sebelumnya satu keluarga yang terdiri dari Fransiskus Xaverius dan istrinya, Margareta Yentin Liana serta kedua anaknya, Ketty dan Rafel ditemukan tewas di dalam rumah dengan kondisi luka tembak di bagian kepala. (pan)