Keberadaan Mobnas Serahan Dewan OKI Dipertanyakan

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) – Pasca diserahkan anggota DPRD OKI Desember 2017, keberadaan 29 mobil dinas (mobnas) yang digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab OKI makin tak jelas. Diduga peruntukkan mobnas menyalahi aturan ditetapkan.

Ketidakjelasan kemana saja mobnas itu digunakan diduga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

Berkembang isu dilapangan, puluhan mobnas jenis pajero, terios, apv, brio dan lainnya itu dipinjam pakaikan oleh pejabat, baik eselon II, III dan IV. Bahkan setiap pejabat diduga ada yang mendapatkan dua mobnas untuk digunakan kepentingan tertentu.

Ironisnya, ada sebagian unit mobnas lagi digunakan staf yang sama sekali tidak memiliki jabatan di OPD terkait, padahal mobil tersebut dibeli dengan uang rakyat yang peruntukannya jelas-jelas untuk kepentingan pelayanan terhadap masyarakat.

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKI selaku badan yang mengelola aset milik Pemkab OKI terkesan tutup mata melihat kondisi demikian. Bahkan BPKAD OKI terkesan tidak tahu kemana peruntukkan mobnas itu.

“Kami sangat menyayangkan kemana saja mobnas itu, pasca seluruh anggota dewan mengembalikannya. Pengelolaan aset harus profesional. Masak, Kepala BPKAD OKI tidak tahu menahu peruntukkan mobnas,” ujar anggota DPRD OKI, Akhmad Mahidin, Selasa (20/2).

Menurut anggota dewan dari Fraksi Demokrat OKI ini, keberadaan mobnas itu harus jelas. Begitupun peruntukkannya juga harus jelas.

Dia mengkhawatirkan jika inventarisir aset Pemkab OKI saja tidak kelar-kelar, pihaknya menduga ada konspirasi pihak tertentu untuk mengkaburkan data aset mobnas.

“Kami khawatir ada upaya pihak tertentu untuk menguasai mobnas. Seharusnya BPKAD OKI harus berani dan tidak mendiamkan masalah itu sehingga keberadaan mobnas makin terang,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Kepala BPKAD OKI, Ir Mun’im mengaku kalau 29 mobnas telah diberikan ke seluruh OPD terkait di lingkungan Pemkab OKI. Kendati demikian, pihaknya akan menginventarisir seluruh aset tersebut.

“Memang semua mobnas sudah diberikan ke OPD. Tapi, kami masih mendata kemana saja mobnas itu diberikan,” kilahnya. (g-wijaya)