Khawatir Terhadap Anak Didiknya, Hingga Tercipta Lagu Mars Pelajar Anti Narkoba

0
Sutarja, saat mengajarkan anak didiknya cara memainkan alat musik Angklung
Sutarja, saat mengajarkan anak didiknya cara memainkan alat musik Angklung

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com)– Seni dan budaya merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat terpisahkan, karena pada setiap seni pasti mempunyai kebudayaan yang khas. Begitu juga sebaliknya, pada setiap kebudayaan pasti mempunyai nilai seni yang begitu indah dan tidak ternilai harganya

Sutarja, adalah seorang guru Bagian seni dan budaya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pedamaran, Kabupaten OKI yang sekaligus menjadi instruktur seni budaya se-Kabupaten OKI.

Keahlian dan kepiawaiannya dibidang seni yang dibarengi rasa kecintaannya pada Anak-anak didiknya hingga menuntunnya untuk menciptakan sebuah lagu yang berjudul “Mars Pelajar Anti Narkoba”.

Lagu tersebut diciptakan semata-mata karna kekhawatirannya terhadap muridnya yang dikhawatirkan ikut tersentuh pada jaman narkoba yang lagi merebak sekarang ini.

” ya lagu ini tercipta karna rasa kekhawatiran kita semua seluruh Guru-guru di SMP N 1 Pedamaran ini, takutnya jika saja mereka ikut-ikutan dalam jaman yang kita tahu bahwa dimana-mana bahkan hampir keseluruhan tergilas jaman narkoba, “jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, Senin 6/8).

Lirik lagu yanberjudul “Mars Pelajar Anti Narkoba” tersebut berbunyi..

Wahai Pelajar Anti narkoba  bangkitlah segera..
Demi hari depan kita semua agar tetap cemerlang..
Ref..jadikanlah kita pelajar yang giat belajar yang giat belajar..
tuntut ilmu setiap waktu tak kenal menyerah…
itu janji kita..itu tekad kita..pelajar anti narkoba..
bentengi diri kuatkan hati dengan iman dan takwa..
jauh kan diri dari narkoba sehat jiwa dan raga..

Begitulah bunyi dan lirik lagu tersebut, dan tidak hanya itu, Dirinya juga piawai membuat kerajinan alat musik tradisional Angklung.

Alat musik Angklung yang kita kertahui berasal dari Masyarakat sunda dijawa bagian barat ini ialah terbuat dari bambu, pun alat musik ini Ia buat sendiri dirumah yang setelah jadi barulah ia bawa kesekolah untuk diajarkan pada anak didiknya.

Mulai dari cara memainkannya sampai kepada berbagai teknik nada dari beberapa Angklung yang dibuatnya hingga menghasilkan alunan nada yang berbeda-beda.

Sementara, selaku Kepala sekolah SMP N 1 Pedamaran, Kabupaten OKI, Catur Febiastuti, Spd, MSi membenarkan dan sangat mengapresiasi kepiawaian dan keterampilan dari salahsatu Guru disekolah yang dipimpinnya ini, lebih tepatnya Sutarja.

“Betul bahwa lagu ini tercipta oleh Pak Sutarja karna ungkapan atau luapan dari Kekawatiran kita semua terhadap anak didik terkait narkoba, walaupun untuk saat ini disekolah kita masih terkendali namun yang dikhawatirkan jika mereka diluar jam sekolah. “ungkap Catur Febiastuti

“Dan lagu ini sekaligus sebagai himbauan kepada anak-anak kita bahwa betapa bahayanya Narkoba jika sudah tersentuh dalam generasi muda, apalagi masih dalam bangku pelajar.

Inilah kegelisahan kita, diharapkan agar anak didik dapat meresapi arti dari lagu ini, semoga mereka semua selalu dalam lindungan Allah SWT, sehingga terhindar dari ancaman narkoba dan selalu giat dalam menuntut ilmu, “harapnya. (g-wijaya)