Home / Sumsel / Banyuasin / Kondisi Gedung SDN 14 Rambutan Memprihatinkan

Kondisi Gedung SDN 14 Rambutan Memprihatinkan

Hits: 199

PANGKALAN BALAI (fokus-sumsel.com) — Kondisi bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri 14 Rambutan Kabupaten Banyuasin, sangat memprihatinkan. Sekolah yang letaknya di Desa Baru Kecamatan Rambutan itu meski telah berkali-kali diusulkan perbaikannya, akan terapi hingga kini belum juga terealisasi. Hal ini terkesan pihak pemerintah menutup mata akan sarana untuk mencedaskan anak bangsa ini.

Kekahwatiran murid SD Negeri 14 Rambutan dan dewan guru saat harus bersekolah. Sebab, kondisi bangunan sekolah sudah mengalami kerusakan yang sangat parah dan bangunan yang telah rapuh dimakan usia itu sangat rawan roboh. Terlebih pada bagian lantai, atap dan plafon.

Kepala Desa Baru Alpino, Rabu (7/3), menjelaskan, jika bangunan SD Negeri 14 Rambutan itu terdiri dari dua bangunan (unit). Bangunan pertama dibangun sekitar tahun 2000 dan sudah pernah direhab pada 2010/2011. Dan saat ini kondisi bangunannya masih cukup bagus. Sedangkan satu bangunan lainnya, dibangun pada 2005 dan hingga kini belum pernah mendapatkan sentuhan perbaikan atau direhab.

“Mirisnya, bangunan yang rusak parah itu masih aktif digunakan untuk tempat proses belajar -mengajar. Terkadang kami sebagai orang tua sangat khawatir saat anak kami menimba ilmu disana. Dengan kondisi hampir seluruh bangunan rusak parah, dan sewaktu-waktu bisa runtuh dan menimpa anak-anak yang tengah belajar,” keluh Alpino.

Dikatakan Alpino, bangunan yang rusak parah itu terdiri dari empat ruang kelas, 1 gudang dan 1 toilet. Awalnya, ruangan kelas itu diperuntukkan bagi anak-anak Kelas 4, Kelas 5 dan Kelas 6 dan satu ruangan difungsikan sebagai ruang kantor guru. Tapi kini, kantor guru dipindahkan ke salah satu ruangan di bangunan sekolah yang baru (yang sudah direhab).

“Jadi yang menempati ruangan rusak itu adalah anak kelas 3,4,5 dan kelas 6. Kami selaku pemerintah desa sudah berkali-kali mengusulkan perbaikannya. Tahun 2016 sudah diajukan melalui Musrenbang. Demikian pula pada 2018 diajukan kembali dengan membuat proposal dari kepala sekolah, sudah. Dan saat Musrenbang kemarin juga kami ajukan kembali,” bebernya.

Lebih lanjut, beberapa bagian kelas yang rusak parah mulai dari atap, plafon, seluruh jendela rusak, pintu, hingga lantai kelas yang masih berupa lantai papan, sudah ada yang berlubang karena sangat rapuh. Dan jika tidak berhati-hati, siapa pun bisa terperosok. Mengingat bangunan sekolah ini berupa panggung.

Sementara itu, PLt Kepala Dinas Disdikporapar HM Yusuf Saat dikonfirmasi melalui Sekretaris Disdikporapar Nopran S, menyarankan, agar hal tersebut baiknya dikonfirmasi ke bagian Dikdas, karena mereka lebih tahu dan punya data yang akurat.

“Baiknya hal itu dikonfirmasi di bagian Dikdas, karena ada bidangnya masing – masing. Kalau saya nanti salah jawab,” ujar dia pada media ini.

Sementara Kabid Dikdas Harun Samsudin saat dikofirmasi sedang DL. “Pak Harun sedang DL ke Medan,”kata salah seorang pegawai di ruangan Dikdas. (den)

About fokusmediaku

Baca Juga

140 Warga Pangkalan Benteng Nikmati Program Bedah Rumah

Hits: 29 PANGKALAN BALAI (fokus-sumsel.com) – Sebanyak 140 warga Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa …