Korban Penculikan Kabur Lewat Jendela

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Dua orang anak perempuan yakni H (11) dan R (10) yang tinggal di Air Karang Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU diduga telah menjadi korban penculikan, namun beruntung keduanya berhasil melarikan diri. Aksi penculikan tersebut diketahui setelah keduanya ditemukan.

Irawati (29) ibu dari salah satu korban mengatakan, kejadian Minggu (24/2) sekitar pukul 16.00 Wib. Saat itu anaknya bersama temannya yang masih tetangga mengambil buah seri yang ada di belakang rumah, tiba-tiba datang seorang laki-laki berkumis mengajak mereka naik mobil untuk diajak jalan-jalan, tapi mereka tidak mau.

“Namun, anak kami tidak mau menuruti permintaan orang tersebut, karena tidak mau lalu mereka dipaksa dan dimasukkan kedalam mobil warna putih. Kami bersama warga sempat keliling di sekitar rumah hingga larut malam mencari anak kami tapi tidak ditemukan,” jelasnya.

Lalu Senin (25/2) sekitar pukul 13.00 Wib, anak korban dilihat oleh tetangga mereka (Fran) di dekat Jembatan Ogan I.

Awalnya korban dilihat oleh Frans, lalu sempat tarik-tarikan dan adu mulut dengan pelaku penculikan yang mengakui kedua anak tersebut adalah anaknya sedangkan Fran bilang itu anak tetangganya.

“Memang Fran tetangga kami dan memang kenal dengan anak kami. Setelah itu orang tersebut kabur dan anak kami dibawa pulang oleh yang menemukan,” ucap Ira masih terlihat sedih.

Menurut pengakuan anaknya, mereka dibawah dengan mobil ke sebuah rumah dan disekap dalam kamar lalu didikunci dari luar. Namun mereka  tidak tahu itu rumah pelaku atau bukan. Mereka bisa kabur, saat dikasih makan oleh anak pelaku, lalu kabur lewat jendela karena takut ketahuan pelaku.

“Kalau menurut katerangan yang kami dapat dari anak kami, rumah tempat mereka disekap tidak jauh dari Taman Kota Baturaja dan memang benar, sebab saat ditemukan anak kami berada di Jambatan Ogan I. Memang anak kami ini tidak diapa-apakan oleh pelaku, hanya disekap saja,” katanya.

Terpisah, Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari mengatakan, pihaknya sudah menugaskan Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian untuk menyelidiki kasus ini. “Saya sudah tahu ada kasus ini dan anggota sudah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan,” tandasnya. (ags)