KPU OKU Segera Bantuk Panitia Pemutakhiran Data Pemilih

0
Ketua KPU OKU, Naning Wijaya.

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam waktu dekat akan segera membentuk Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (P2DP) yang bertugas melakukan pemuktahiran daftar potensial penduduk yang akan menyalurkan aspirasinya pada Pilkada Gubernur Juli 2018 nanti.

Ketua KPU OKU, Naning Wijaya, saat dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (9/1), menjelaskan, berdasakan data DP4 yang sudah dikirim oleh Kemendagri RI tercatat dari 357.502 penduduk di Bumi Sebimbing Sekundang, ternyata yang memenuhi syarat bisa memilih pada Pilkada nanti diprediksi sebanyak 254.831 orang.

“Ya, berdasarkan data DP4 tercatat ada 254.831 warga OKU yang berpotensial bisa menyalurkan aspirasinya pada Pilkada Gubernur 2018,” beber Naning.

Selanjutnya dengan data itu lanjut Naning, dijadwalkan pada 27 Januari nanti, seluruh komisioner KPU dibantu PPK hingga PPS bersama P2DP akan mendatangi setiap orang masing-masing lima rumah untuk didata.

“Kita nanti akan melibatkan panitia di tingkat kecamatan sampai desa-desa untuk mendata tersebut, sehingga nanti bisa diketahui secara detail berapa banyak angka DP4 itu akan direvisi. Bisa saja nanti jumlahnya berkurang atau sebaliknya bertambah,” katanya

Hal itu kata Naning, terjadi karena pengaruh adanya warga yang pindah domisili, meninggal dunia atau pemilih pemula yang saat didata masih berusia dibawah 17 tahun namun ketika pemilihan nanti umurnya memenuhi syarat untuk memilih.

Sementara saat disinggung soal partisipasi pemilih pada Pilkada Gubernur nanti, Naning mengatakan, berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah seperti Pilkada Bupati beberapa tahun lalu, tingkat partisipasi pemilih di OKU cukup tinggi, yakni mencapai 73 persen.

Mengacu data itu, maka kata Naning menambahkan, pihaknya optimis tingkat partisipasi pemilih saat Pilgub nanti bisa mengalami kenaikan dikisaran 75 persen. “Karena itu kita saat ini terus menggalakan sosialisasi kepada masyarakat agar menyalurkan suaranya saat hari pencoblosan nanti,” pungkasnya. (bud)