Kucing Anggora Seret Uripan dan Andrea Ke Penjara

0

BATURAJA — Gara-gara diduga mencuri kucing anggora, Uripan (20) dan Andrea (17) berurusan dengan hukum dan keduanya terancam hukuman 7 tahun penjara

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari kepada wawak media Rabu (19/6), menjelaskan, tersangka diduga telah mencuri tujuh ekor kucing anggora berbagai jenis milk Yuli Tanzania Binti Watoni (38).

Kucing anggora yang imut dan lucu itu dipelihara korban di sebuah bedeng di kawasan Pancur Desa Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur. Korban memang bisnis jual beli hewan peliharaan jens kucing anggora yang dipelihara di bedeng.

Kasus pencurian hewan peliharaan itu terjadi pertengahan Mei lalu. Pertama kali diketahui kucing-kucing itu hilang saat korban bermaksud memeriksa dan memberi makan hewan kesayangannya tersebut.

Betapa terkejut korban mendapatkan pintu bedeng tempat peliharaan kucing-kucing anggoranya sudah dibongkar. Setelah diperiksa ternyata semua kucing anggora korban sudah tidak ada lagi di kandangnya.

Kasus pencurian hewan peliharaan kucing anggora ini langsung dilaporkan korban ke polisi. Polisi yang mendapat laporan dari korban yang berlamat di Jalan Kom HM Amin Rt 01 RW 03 Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat ini langsung melakukan penyelidikan.

Polsek Baturaja Barat dibawah pimpinan AKP Marwan bersama Kanitreskrim, Ipda Gaguk Suhaimi dan anggota berhasil menangkap pelakunya. Kedua warga Jalan Kapten Tendean Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat ini langsung digelandang ke Mapolsek Baturaja Barat.

Menurut Kapolres, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu ekor indukan kucing anggora jenis Persia Peknosa warna putih dan satu ekor anakan kucing anggora jenis Persia Peknosa warna putih. Diamankan juga satu buah sangkar kucing warna hijau abu-abu.

Sementara itu tersangka Uripan alis Oyib mengaku dari hasil mencuri kucing-kucing itu dia hanya mendapatkan uang Rp 200 ribu dengan menjual satu ekor kucing. “Kucing-kucing itu lepas saat kami ambil, hanya dapat empat ekor, satu ekornya sudah dijual seharga Rp200 ribu,” terang tersangka seraya menambahkan dirinya tidak tahu kalau kucing- kucing anggora itu harganya mahal. Uang hasil penjualan kucing anggora sudah habis. (ags)