Kursi Gerindra di DPR RI Bertambah Pada Pemilu 2019

0

 

PALEMBANG, (fokus-sumsel.com) – Berdasarkan hitungan jumlah kursi Partai Gerindra di DPR RI bertambah enam kursi atau menjadi sebanyak 79 kursi dari seluruh Indonesia pada pemilu 2019 ini.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Edhy Prabowo menyampaikan hal itu saat berbuka puasa bersama dengan kader dan anak yatim piatu di rumah Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi, Jumat sore.

Menurut dia, pada pemilu 2019 ini Partai Gerindra meraih 79 kursi di DPR RI seluruh Indonesia sebelumnya Gerindra hanya memiliki 73 kursi.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader partai dan masyarakat Sumsel atas capaian perolehan suara di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI dan pilpres kita menang di Sumsel, katanya.

Sementara itu, ia juga menyampaikan, dengan terpilihnya kembali untuk ketiga kalinya menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihaan Sumatera Selatan I maka ia akan memperjuangkan sektor dari awal menjadi anggota DPR RI yaitu pertanian.

Semua sektor intinya termasuk kesehatan, pendidikan dan tentunya infrastruktur yang berpihak kepada rakyat, ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini memberikan kritik, masukan dan dukungannya.

Sementara mengenai siapa yang akan duduk di kursi pimpinan legislatif ia menuturkan, kalau Partai Gerindra mempunyai cara sendiri untuk memformulasikan siapa-siapa saja dari kader mereka yang akan duduk di kursi pimpinan pada tiap tingkatan parlemen.

Dalam menentukan siapa figur kader Gerindra yang akan duduk di kursi pimpinan, tentu akan dilihat dari berbagai sisi. Dari sisi aturan, penentuan pimpinan DPRD itu berdasarkan hirarki tingkatan masing-masing. Kalau untuk DPRD Provinsi itu struktur dari DPD, kalau untuk kabupaten/kota berarti struktur dari DPC kabupaten/kota.

Tentunya juga nanti akan ada kebijakan-kebijakan, itu yang menentukan bukan otomatis melalui mekanisme tersebut. Namun ada lagi aturan-aturan lainnya.

 

“Ada lagi tentang latarbelakangnya, prestasinya, suaranya dan ada banyak hal lagi. Tentunya timnya tidak sendiri, pada periode sebelumnya ada tim 7, untuk periode ini mungkin kurang lebih sama, tapi siapapun orangnya tergantung ketua umum yang menentukan,” katanya. (SW)