Lengkapi Berkas Tersangka 5 Komisioner KPU Palembang, Polisi Periksa KPPS

0

PALEMBANG – Unit Reskrim Polresta Palembang terus melakukan penyidikan terkait ditetapkannya lima tersangka Komisioner KPU Palembang.

Senin (17/6), KPPS di TPS 41 dan 42 mendatangi Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Saat ditemui awak media, KPPS TPS 41-42, Fahrul Rosi mengatakan, mendatangi Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

“Untuk memberikan keterangan tentang permasalahan kekurangan surat suara capres dan cawapres, serta akibatnya ada beberapa warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Dikatakannya, meskipun beberapa warga tidak dapat menggunakan hak suaranya namun tidak ada pemungutan ulang di TPS tersebut. “Untuk di TPS 42 ada pemungutan suara lanjutan, namun di TPS 41 tidak dilaksanakan pemungutan suara ulang,” katanya.

Fahrul Rosi mengaku diminta panwas untuk memberikan keterangan terkait permasalahan tersebut. “Jadi saya dipanggil untuk memberikan keterangan sesuai kenyataan yang di lapangan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Palembang, M Taufik, bersama anggotanya turut pula mendatangi Polresta Palembang untuk melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan.

Koordinasi terkait pemberkasan kelengkapan dari berkas yang selanjutnya akan untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kita datang ke sini untuk kordinasi dengan kepolisian dan pihak kejaksaan, serta untuk urusan penyelidikan kita serahkan dan percayakan saja dengan pihak kepolisian yang sekarang sedang tahap penyelidikan,” katanya.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, untuk penangan kasus ini berawal dari Sentra Gakkumdu. “Jadi bukan hanya dari bawaslu saja. Dari awal kita bersama-sama gakkumdu dan juga berdasarkan rapat pleno. Lalu pembahasan 1 dan diteruskan kepada pembahasan 2. Kita bersama-sama sepakat untuk menaikan statusnya menjadi tahap penyidikan,” ujarnya.

“Nah dari sana kita naikan ke penyidikan dan sekarang sedang dalam tahap penyidikan. Dan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan, sesuai prosedur,” pungkasnya. (yns)