Lima Jam Diperiksa, Mantan Bupati Muara Enim Resmi Menghuni Sel Rutan Pakjo

0

PALEMBANG – Setelah lima jam dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik bidang tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumsel diruangan tertutup, akhirnya mantan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar alias Cakok resmi menjadi penghuni salah satu sel Rutan Klas 1 A khusus Tipikor Pakjo Palembang, Senin (23/11).

Muzakir yang mengenakan kemeja putih dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya nampak keluar dengan kondisi tangan sudah diborgol dan mengenakan rompi merah khas tahanan tipikor Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Ia nampak dikawal ketat oleh beberapa petugas Kejaksaan Tinggi Sumsel dari lift hingga menuju ke mobil tahanan yang mengantarkan ke pesakitan.

Aspidsus Kejati Sumsel, Zet Tadung Allo SH MH menegaskan dari hasil penyidikan, mantan Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar dialihkan status penahanannya dari tahanan kota menjadi tahanan Rutan Pakjo, Palembang.

”Sebelumnya tersangka MS dinyatakan sebagai tahanan kota. Namun dikarenakan hasil swabnya negatif, status penahanan MS dijadikan tahanan Rutan,” ujarnya.

Muzakir Sai Sohar ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap oleh PT Perkebunan Mitra Ogan, yang melakukan kerja sama dengan Konsultan Hukum Abunawar Basyeban dalam pekerjaan pengurusan perubahan fungsi kawasan hutan produksi konversi menjadi kawasan hutan tetap dengan nilal kontrak sebesar Rp 5.850.000.000, dengan penunjukan langsung.

Muzakir Sai Sohar diduga menerima aliran dana sebesar US Dollar 400.000, atau sebesar Rp 5,8 miliar.

Selain Muzakir dan Abunawar juga ditetapkan dua tersangka lainnya yakni dua mantan pejabat PT Mitra Ogan yang lebih dahulu dijebloskan ke rumah tahanan. (yns)