Lima Pelaku Pengeroyokan Anggota Brimob Serahkan Diri

0
Lima pelaku pengeroyokan anggota Brimob menyerahkan diri ke Polres OKUS dengan diantar oleh pihak keluarga
Lima pelaku pengeroyokan anggota Brimob menyerahkan diri ke Polres OKUS dengan diantar oleh pihak keluarga

 

MUARADUA (fokus-sumsel.com) – Kelima pelaku yang diduga ikut terlibat pengeroyokan terhadap salah satu anggota Brimob di Jalan Raya Ranau Tebing Gading, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan pada Minggu (30/12) lalu, kini telah diamankan Kepolisian Resort (Polres) OKU Selatan.

Para pelaku diamankan Tim Gabungan Polres OKU Selatan dan Polda Sumsel menyusul 3 pelaku lainya yang sudah terlebih dahulu diamankan serta sudah berada di Polda Sumsel, yakni masing-masing tersangka Youngki (21), Hafnizar (27) dan Yen Oktono (50).

Kapolres OKU Selatan, AKBP Deny Agung Adriana SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawi SIK membenarkan bahwa ada lima orang yang terduga pelaku berhasil diamankan sesuai pengembangan dan keterangan pelaku lainnya.

“Sesuai keterangan dari saksi dan 3 diduga pelaku sudah ditangkap terlebih dahulu maka pelaku ada 8 orang dan 5 orang pelaku menyusul kembali sudah diamankan Tim. Jadi, tidak ada lagi pelaku yang masih buron,” ujarnya, Rabu (2/1).

Dikatakannya, lima pelaku lain yang diduga juga terlibat ini baru diserahkan oleh pihak keluarga, Selasa (1/1) pukul 17.30 Wib dan hingga kini masih terus dalam pengamanan, serta pengembangan terkait perannya masing-masing.

“Pelaku masih kami periksa, pengeroyokan motifnya apa kami belum tahu. Sekarang kami fokus dulu untuk keamanan kelima pelaku yang diserahkan keluarga dengan alasan minta perlindungan keamanan,” ujarnya.

Disinggung mengenai identitas 5 pelaku yang saat ini sudah diamankan, pihaknya belum dapat memberikan, lantaran kasus tersebut ditangani oleh Polda Sumsel langsung. “Untuk identitas pelaku masih belum bisa kami sebutkan karena alasan mereka diserahkan keluarganya minta perlindungan terkait adanya video yang beredar mereka merasa takut,” ujarnya.

Untuk pengembangan kasus ini sendiri pihaknya masih menunggu perintah dari Kapolda, apakah dilakukan penyidikan oleh Polres ataukah Polda langsung. “Kita masih menunggu petunjuk dari Kapolda terlebih dahulu baru kalau memang penyidikan diserahkan di Polres, maka baru dilakukan penyidikan. Kalau memang harus Polda maka akan dilimpahkan di Polda,” pungkasnya. (den)