Masyarakat Batumarta Kini Tak Kesulitan Lagi Dapatkan Air Bersih

0
Bupati OKU, H Kuryana Azis saat meresmikan pengoperasian SPAM Lubuk Raja
Bupati OKU, H Kuryana Azis saat meresmikan pengoperasian SPAM Lubuk Raja. Turut mendampingi Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari dan Dirut PDAM OKU, H Abi Kusno
Bupati OKU, H Kuryana Azis didampingi Dirut PDAM, H Abi Kusno saat menandatangani papan prasasti peresmian SPAM Lubuk Raja

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Untuk dapat mengaliri air bersih kepada masyarakat Trans Batumarta, Kecamatan Lubukraja, Ogan Komering Ulu (OKU), Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAM) mengaku melalui proses panjang.

Direktur Utama PDAM OKU, H Abi Kusno, mengatakan, untuk membangun Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) di Unit 3 Batumarta, harus menunggu 13 tahun baru pengajuannya ke pemerintah pusat dapat dirasakan warga kawasan transmigran tersebut.

Bupati OKU, H Kuryana Azis didampingi Dirut PDAM, H Abi Kusno saat meninjau pengelolaan air baku di SPAM Lubuk Raja

“Ya, pas di zaman pak Kuryana, akhirnya kita menerima kucuran dana baik dari provinsi dan pusat untuk membangun SPAM berkapasitas 60 liter perdetik tersebut,” ujar Abi, pada acara peresmian penggunaan perdananya oleh Bupati OKU, H Kuryana Azis, Senin (21/01).

Sambung Abi, pembangunan SPAM hingga pipa induk penyaluran ke rumah pelanggan dengan target 5.000 (sambungan) itu sendiri menelan biaya sekitar Rp70 miliar.

Pantau SPAM Lubuk Raja

“Hanya saja, kucuran dana itu akan diterima OKU, secara bertahap hingga tahun 2020. Untuk tahap awal, pada 9 April 2018 kita mendapatkan kucuran dana Rp13,6 miliar untuk membangun jaringan distribusi air bersih dari sumber bahan baku ke SPAM Lubuk Raja, serta Rp20 miliar buat membangun boster PAM dan jaringan pipa sepanjang 13 kilometer dari SPAM ke rumah warga,” ungkapnya.

Pembangunan tahap pertama itu sendiri kata Abi, saat ini sudah rampung dan sebanyak 800 kepala keluarga di Lubukraja terhitung awal Februari 2019 sudah bisa menikmati layanan air bersih.

Berbincang bincang dengan Kabag Teknik PDAM OKU, Asril

Selanjutnya pembangunan akan terus dilakukan sepanjang 2019 hingga 2020, sehingga jika nanti semuanya sudah rampung ada 5.000 kepala keluarga di Lubuk Raja yang bisa menikmati layanan air bersih dari PDAM OKU.

Sementara Bupati OKU, H Kuryana Azis mengaku, merasa senang atas keberhasilan Dirut PDAM OKU, H Abi Kusno yang sudah sukses mendapatkan dana bantuan untuk memperluas layananan kepada masyarakat khususnya di Lubukraja.

Sekda OKU, H Achmad Tarmizi

Bupati mengatakan, warga di Kecamatan Lubukraja, selama ini selalu kesulitan mendapatkan air bersih mengingat di wilayah itu belum tersentuh sama sekali oleh PDAM OKU.

Karena itu Kuryana bersama Johan selama memimpin OKU, terus konsen dan berusaha agar bisa memperluas pelayanan PDAM, sehingga warga di pelosok juga bisa ikut merasakannya.

“Alhamdulilah di penghujung kepemimpinan saya, janji politik kepada warga Lubuktaja untuk membangun jaringan pipa PDAM akhirnya bisa direalisasikan. Semua ini terwujud berkat kerja keras Dirut PDAM OKU, berserta jajaran, serta peran serta SKPD terkait seperti Dinas Perkim OKU,” tandasnya. (ags/ADV)