Menhub RI: LRT Solusi Angkutan Masa Depan

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI), Budi Karya Sumadi, Rabu (1/8) siang, mensosialisasikan moda angkutan baru “Pertama” di Indonesia, Light Rail Transit (LRT) kepada masyarkat Provinsi Sumatera Selatan.

Budi mengatakan, butuh suatu konsep untuk mengenalkan moda angkutan baru yang dapat diterima oleh masyarakat, LRT merupakan moda angkutan masal solusi masyarakat perkotaan.

“Ya kita membuat suatu konsep untuk pemasyarakatan LRT dengan “Payo Naek LRT, Life Style Baru Wong Kito Galo”. Ajakan ini untuk masyarakat mengggunakan LRT yang merupakan angkutan masal adalah solusi angkutan masa depan suatu kota,” kata Budi Karya.

Palembang merupakan kota Pertama yang dibangun Ligh Rail Transit di Indonesia, sehingga Kota Palembang bisa menjadi model bagi pembangunan suatu kota-kota lain yang ada di Indonesia.

Budi juga mengatakan, tugas bersama untuk menjadikan moda angkutan ini sebagai angkutan masal yang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Sumatera Selatan.

“Maka keharusan bagi kita untuk menjadikan moda ini berhasil, oleh karenanya saya all out, di Palembang ini untuk menjadikan life style masyarakat, sehingga merasa enjoy, bisa menjadikan solusi transportasi dan bekerjasama dengan pemda setempat untuk menata ulang moda angkutan yang ada berkalaborasi dengan mager angkutan perkotaan Palembang, yakni Light Rail Transit,” ujar pria berdarah Sumatera Selatan ini.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menyampaikan kebanggannya dapat menjadi Kota Palembang Ibukota Sumatera Selatan, sebagai kota pertama di Indonesia yang memiliki Light Rail Transit (Sepur dI pucuk), bahkan Kota Pertama di Dunia Light Rail Transit yang melintasi sungai.

“Alhamdulillah Kota Palembang Ibukota Provinsi Sumatera Selatan, menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki moda angkutan masal Light Rail Transit, bahkan menjadi kota pertaama di Dunia yang memiliki Light Rail Transit melintasi sungai,” kata Alex Neordin.

Alex Neordin juga menyampaikan, harga untuk menggunakan Light Rail Transit sangat murah bagi masyarakat.

“Harganya hanya Rp 5.000,- sekali naik, untuk sampai ke stasiun hanya Rp 10.000,-. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak minat masyarakat menggunakan moda angkutan masal ramah lingkungan yang disiapkan Pemerintah,” tutup Politisi Golkar ini. (okt/PN)