Mobil Warga Desa Damarpura Hilang dicuri

0
Foto : Istri korban Buhori melaporkan kehilangan mobil di Polsek Simpang.

MUARADUA (fokus-sumsel.com) – Kasus Pencurian kendaraan roda empat atau mobil kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Kali ini yang menjadi korban yakni Buhori.

Warga Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca ini harus kehilangan kendaraan mobil jenis Suzuki Pic-up Kredit yang terpakir di samping toko miliknya. Kejadian ini sendiri terjadi pada Selasa (5/3) dinihari.

Peristiwa pencurian kendaraan mobil milik korban ini pertama kali diketahui oleh anak pertama korban.

Seperti biasa selesai menunaikan sholat Subuh, anak pertama korban  membuka pintu toko karena hari telah pagi.

Melihat kendaraan milik kedua orang tuanya yang biasa terlihat parkir di samping toko tak ada, anak pertama korban kemudian masuk dan bertanya kepada kedua orangnya tentang mobil milik mereka yang sudah tidak ada lagi di tempat.

Betapa terkejutnya keluarga ini saat mengetahui kendaraan mobil yang biasa parkir di samping toko dirumah mereka tersebut sudah tidak ada lagi atau hilang dicuri.

Korban Buhori yang mengetahui mobilnya telah hilang dicuri langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Simpang.

Mendapat laporan ini Kapolsek Simpang, Iptu Habibulah kemudian memerintahkan langsung anggotanya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita telah memerintahkan anggota untuk terjun ke lokasi guna mengecek TKP. Kasus ini sendiri masih kita selidiki,” ujar Kapolsek Simpang dikonfirmasi fokus sumsel.

Menyikapi adanya kasus pencurian kendaraan mobil dalam wilayah hukum Polsek Simpang, dirinya mengatakan selain akan berupaya mengungkap kasus tersebut.

Selain itu pihaknya juga menghimbau agar setiap desa kembali mengaktifkan Siskamling untuk mengantisipasi berbagai tindak kejahatan agar jangan sampai terjadi lagi.

Ditempat terpisah Kepala Desa Damarpura Tabroni mengaku siap kembali mengaktifkan siskamling di desanya. Diriny juga berharap kasus pencurian kendaraan milik warganya tersebut segera terungkap dan pelakunya dapat segera ditangkap,.

“Harapan kita kasus ini segera terungkap, jangan sampai meresahkan dan menjadi ancaman kenyamanan bagi warga,” ucap Kades. (den)