Modus Beli Pulsa, Pria Ini Nekat Bawa Kabur Motor Temannya

0
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Baturaja Timur.

BATURAJA – Mirno (24) ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Baturaja Timur, karena telah mengelapkan motor milik temannya.

Warga Baturaja Timur ini meminjam motor milik Alhidayatullah untuk pergi ke conter handpone untuk berbelanja paket internet. Namun motor yang dipinjam pelaku tak kunjung dikembalikan kepada korban. Sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baturaja Timur.

Tersangka ditangkap anggota Polsek Baturaja Timur Selasa (09/06) sore tanpa perlawanan berarti berikut barang bukti sepeda motor yang dibawanya kabur.

Kapolres OKU, AKBP Arif Hifayat Ritonga didampingi Kasubag Humas, AKP Mardi Nursal saat dikonfirrmasi Jumat (12/06) menjelaskan, tersangka ditangkap atas laporan korban Alhidayatullah bin M Supri (32).

Warga RSS Kelurahaan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur ini melaporkan kasus penggelapan sepeda motor miliknya yang dilakukan tersangka.

Kronologis kejadian pada Senin (08/06) sekitar pukul 09.00 WIB di RSS Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Saat itu tersangka datang dan meminjam satu unit sepeda motor milik korban dengan alasan mau ke conter untuk membeli paket data.

Namun setelah ditunggu sampai keesokan harinya pelaku belum juga mengembalikan sepeda motor milik korban.

Pelaku juga tidak pernah mengabari korban dan ditelepon sudah tidak nyambung lagi. Kemudian korban melaporkan kasus tersebut ke polisi. Mendapat laporan itu polisi bergerak cepat dan melakukan penyelidikan.

Kemudian pada Selasa (09/06) sekitar pukul 17.00 WIB pelaku ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek BaturajaTimur di rumahnya.

Polisi juga sudah mengamankan barang buti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega R yang sebelumnya warna merah sudah diganti catnya menjadi warna hijau dengan nomor polisi BG 3195 YI , Nomor Rangka MH33S00016K018769 serta nomor mesin : 3SO-018656.

Pelaku dan barang bukti kini sudah diamankan di Polsek Baturaja Timur. Pelaku dikenakan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana. (kie)