Nasib Pasutri Ini Sungguh Tragis

0

# Anak Tewas Dikeroyok, Yang Lain Masuk Penjara

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Pasangan suami istri Sahabudin (65) dan Hasmi (55) ini sudah kehilangan anak pertamanya, Muhammad Ali Baharudin Alias Bahar karena tewas dikeroyok. Namun kini mereka juga harus menerima pil pahit bahwa anak mereka yang divonis bersalah sebab pelaku pengeroyokanya adalah adik kandung dan saudara ipar korban sendiri.

Terdakwa M Ardi Wibowo alias Bowo yang merupakan adik kandung korban (Muhammad Ali) dan Ardi Chandra alias Ardi yang merupakan saudara ipar korban, dijatuhi vonis bersalah oleh majelis hakim.

Keduanya bersalah atas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan kematian pada Muhammad Ali Baharudin Alias Bahar kakak terdakwa Bowo dan ipar Ardi Chandra.

Bahkan Hasmi, ibu kandung korban yang juga merupakan ibu kandung dari terdakwa Ardi Wibowo, langsung menangis tersedu serta terduduk lemas di depan ruang sidang.

Seusai mendengar vonis hakim yang menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara terhadap kedua terdakwa.

“Biarlah aku bae yang tebuang, jangan anak aku,” ucap Hasmi berulang-ulang dan terus saja menangis di depan ruang sidang di Pengadilan Negeri kelas 1 A khusus Palembang, Selasa (14/5).

Tangisan Hasmi sempat menarik perhatian orang yang berada di pengadilan. Dia sampai harus dibopong pihak keluarganya yang juga ikut menangis karena tidak menerima vonis yang dijatuhkan hakim. Tak hanya itu, kekecewaan juga terlihat jelas dari raut wajah kedua terdakwa. (yns)