Home / Hukum dan Kriminal / Nekat Curi Motor Demi Untuk Bayar SPP Sekolah

Nekat Curi Motor Demi Untuk Bayar SPP Sekolah

Hits: 191

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) – Lantaran belum membayar uang SPP selama 1 tahun, membuat ZK (20) pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Palembang nekat mencuri motor di sekolahnya sendiri.

Akibat ulahnya itu ZK pun harus berurusan dengan pihak Polsek Plaju. ZK ditangkap petugas usai melakukan aksi curanmor, saat tengah nongkrong di kawasan Benteng Kuto besak (BKB). Tak pelak melihat petugas pun ZK pun hanya bisa mengaku bersalah telah melakukan aksi curanmor.

Informasi yang dihimpun, aksi tersebut dilakukan ZK seorang diri. Saat jam istirahat sekolah ZK memanfaatkan waktu itu. Lalu ia pun pergi ke area parkiran sekolahnya dan dengan mengunakan kunci T, ia pun merusak kunci stang motor pelajar lain yang sedang terparkir.

Setelah berhasil, ZK pun langsung menelepon pacarnya, F untuk mengambil motor hasil curiannya, yang saat itu sudah diparkirkan ZK di halaman sekolah. Setelah itu F pun membawa pulang motor tersebut.

“Baru satu kali pak saya melakukan aksi ini. Ini saja saya lakukan karena saya belum bayar uang SPP selama 1 tahun, dan tak diberi orang tua,” ungkapnya sambil mengatakan perbulan SPP yang harus dibayarnya sebesar Rp 310 ribu.

Lalu, ZK mengaku, kunci T tersebut dipinjamnya dari temannya berinisial Hen, warga Plaju. ”Motor itu memang sudah saya incar pak. Aksi pertama kunci T saya patah. Lalu yang kedua ini berhasil, tetapi saya tertangkap. Setelah berhasil kemarin, motor saya jual Rp 3 juta di Dusun Saba, dan uang untuk beli buku sekolah serta cicil SPP yang nunggak,” katanya.

Ditanya soal pacarnya F mengetahui atau tidak motor tersebut adalah motor curian, ZK, menuturkan pacar memang tidak mengetahui kalau motor itu adalah motor curian. ”Dia hanya saya telepon dan saya suruh bawa motor itu pak, yang jualnya juga saya pak waktu itu,” ungkapnya menyesal.

Sementara itu, Kapolsek Plaju, AKP Rizka Aprianti, didampingi Kanit Reskrim Ipda Juprius, mengatakan, ZK ditangkap berawal adanya laporan dari korban, lalu dilakukan penyelidikan dan pendalaman. “Nah, setelah pelaku diketahui dan menjurus ke ZK, kita pun langsung mengikuti gerak geriknya, dan berhasil menangkap pelaku,” ungkap Rizka.

Kemudian petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat bernopol BG 2822 AAQ, dua mata kunci T, I buah Helm dan uang Rp 850 ribu, hasil penjualan motor curiannya. ”Atas ulahnya ZK diancam pasal 363 KUHP, dengan ancaman 9 tahun penjara,” tutupnya. (pan/PN)

About M Taupan

Baca Juga

5 PSK dan 3 Pecandu Narkoba Terjaring Razia Gabungan

Hits: 154 PRABUMULIH (fokus-sumsel.com) – Razia Gabungan di bawah koordinator Badan Kesatuan Bangsa dan Politik …