Netizen Ikut Geram dan Marah

0

MUARADUA (fokus-sumsel.com) – Warga Net atau Netizen yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) ikut geram dan marah terhadap pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan yang menewaskan seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah Palembang yang terjadi di Desa Kelekar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim pada Kamis (31/1/2019).

Tersangka Kasus Pembunuhan di sertai pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi UIN Raden Fatah, Fatmi Rohanayanti (20) sendiri saat ini telah berhasil di tangkap oleh pihak kepolisian Resor (Polres) Muaraenim.

Pelaku yang bernama Upuzan alias Sirun (32), warga Desa Suban Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim ini merupakan Resedivis yang pernah ditahan di LP Nusa Kambangan.

Alhasil atas penangkapan ini beberapa Netizen Yang berasal dari  OKU Selatan, baik yang ada di perantauan atau tinggal di bumi Serasan Seandanan mengecM keras perbuatan tersebut dan meminta agar selain dihukum mati, kemaluan pelaku juga harus terlebih dahulu di potong.

“Biadab ini orang, dipotong saja mestinya kemaluannya itu..!,” ujar Alfarizi Aryo Lai Okus, salah satu netizen saat mengomentari pemberitaan kasus yang terjadi di kabupaten Muaraenim tersebut yang di share di grup Facebook Suara OKU Selatan.

Sementara itu, Nut Siha Mustofa, netizen lainnya juga ikut mengecam perbuatan bejad tersangka.

“Hukum mati aja orang ini,” pinta Nur Siha Mustopa menanggapi postingan tersebut.

Selain meminta tersangka atau pelaku dihukum mati serta juga di potong kemaluaan, beberapa warga Net juga ada yang berkomentar agar pelaku di tembak mati dan disiksa terlebih dahulu sebelum dihukum mati sanking geramnya terhadap tersangka pembunuhan di sertai pemerkosaan tersebut.

“Cubo di tembak mati bae pelakunyo tuh,” tulis akun Bambang Seni Las Baja. 

Sedangkan akun lainnya Almaida Dahlan meminta agar pelaku jangan dahulu dihukum mati. 

“Jangan dulu dihukum mati..siksa dulu pak polisi biar ngerasain sakitnya gimana,” tulis akun tersebut. (den)