Niat Mau Pukul Tersangka, Korban Justru Kena Tikam di Dada

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com)– Kasus pembunuhan Idar Sumarlin (37) pada Selasa (22/8) lalu dilakukan rekonstruksi. Hanya saja untuk pertimbangan faktor keamanan, proses rekonstruksi dilakukan di lingkungan Mapolres OKU.

Proses rekonstruksi juga ramai disaksikan dari keluarga dan kerabat korban. Hadir, penasihat hukum tersangka Bambang Irawan SH dari Posbakum. Kiagus Zulkarnain dari Bapas (pendampingan untuk tersangka), Supanji Suyudana SH (Kejari Baturaja).

Dalam proses tersebut ada sebanyak 11 adegan yang diperankan tersangka AG (16), warga Desa Lubuk Leban, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. “Tujuan rekonstruksi untuk mengetahui bagaimana kejadian di lapangan, dari saksi, tersangka, saksi korban di lapangan,” ujar Kapolsek Sosoh Buay Rayap, AKP Solihin A Roni, Rabu (29/8).

Dalam adegan diketahui motif kejadian diawali ketika anak korban ribut dengan tersangka. Anak korban cerita dengan bapaknya (Idar/korban). Hingga korban mencari tersangka. Korban bertemu dengan tersangka yang tengah naik sepeda motor membonceng Mat Dian (bapak tersangka/saksi).

Korban lantas memanggil tersangka. Saat itu, sepeda motor tersangka dihentikan korban ditengah perjalanan. Bapak tersangka bertanya kepada korban. “Ado masalah apo. Kalau ado salah anak aku, aku nasihati anak aku,” ujar bapak tersangka.

Korban marah -marah sambil menunjuk. Tak lama, sepeda motor yang dikendarai Deo (anak korban) berboncengan dengan Meriwati (istri korban)  melintas. Meriwati sempat meminta suaminya untuk pulang. “Balekla pak,” ucapnya.

Saat itu terjadi ribut mulut dan korban lantas hendak memukul ke arah tersangka. Tersangka secara reflek mencabut pisau yang ada di pinggang dan menusuk bagian dada kanan korban.

Korban dalam kondisi terluka berlari mengikuti arah jalan dan masuk ke kebun karet. Sedangkan tersangka menuju arah bapaknya yang berjarak beberapa meter. Dari pengakuan bapak tersangka dia hanya melihat kejadian itu. (ags)