Oknum Operator Sekolah Diduga Pungli Uang Sertifikasi Guru

0
Ilustrasi

KAYUAGUNG (fokus-sumsrl.com) — Salah seorang oknum operator sekolah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial A diduga melakukan pungutan liar (pungli) uang sertifikasi guru senilai Rp150 ribu perorang.

Informasi dari narasumber terpercaya wartawan www.fokus-sumsel.com yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, oknum operator di salah satu SMP di Kabupaten OKI itu diduga melakukan praktek pungli terhadap seluruh guru di tempatnya bekerja saat mencairkan dana sertifikasi.

“Hampir seluruh guru di sekolah kami yang menerima uang sertifikasi diwajibkan membayar ke dia (si A) uang senilai Rp150 ribu setiap kali pencairan,” katanya saat dibincangi wartawan belum lama ini.

Dia mengaku, dugaan pungli itu telah dilakukan A selama bertahun-tahun terhitung sejak 2017 sampai sekarang. “Karena perbuatannya kami nilai meresahkan, maka saya mohon kepada aparat terkait agar segera menghentikan praktek dugaan pungli tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan Perlres No. 87/2016 telah lantang mengatakan bahwa tidak diperbolehkan adanya pungutan liar di sekolah, namun disayangkan hal itu justru terjadi di salah satu SMP di OKI.

Sementara baik kepala sekolah selaku pimpinan dari A sampai berita ini diturunkan belum berhasil ditemui untuk diminta penjelasannya. (febri)