Oknum Polisi OKUT Tembaki Dua Anggota PM

0

MARTAPURA — Karena salah paham saat bertemu, dua Anggota Sub Denpom Tangerang ditembak oleh oknum anggota Polres OKU Timur.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, dua Anggota TNI yakni Serda YA, anggota Kesatuan Denpom Jaya I, bersama rekannya Pratu RA, anggota Denjaka Marinir Cilandak, membeli bengkoang di Tunggul Desa Bandar Jaya, OKU Timur, Minggu (10/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah membeli bengkoang keduanya meninggalkan lokasi. Namun di tengah perjalanan, Serda YA sadar ternyata belum membayar bengkoang tersebut, akhirnya kedua anggota TNI ini kembali lagi ke lokasi.

Saat di lokasi keduanya didatangi oleh Brigadir F, yang lalu menanyakan apakah keduanya anggota TNI.

Serda YA tidak mengatakan bahwa mereka Anggota TNI, melainkan karyawan. Lalu terjadilah cekcok antara ketiganya. Serda YA mencekik Brigadir F, yang membuat dia mundur ke belakang seraya mengeluarkan senjata api miliknya.

Kemudian Brigadir F menembakkan senjatanya sebanyak tiga kali masing-masing 2 tembakan ke arah Pratu RA dan 1 tembakan ke arah Serda YA.

Namun, menurut pengakuan Brigadir F, dirinya menembakkan senjatanya ke arah bawah, dan ke arah badan sehingga mengenai tangan kiri Serda YA. Akibatnya Serda YA harus menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Dandim 0403 Letkol Arm Agung Widodo S.Sos saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (11/6), mengatakan bahwa kejadian tersebut murni kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Namun, kata Dandim, seluruh permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan baik.

“Mhn maaf lambat respon.. kurang lebihnya demikian, Alhamdulillah tadi malam sudah dimediasi¬† dapat diselesaikan dengan baik dengan semangat kekeluargaan,” kata Dandim.

Dandim juga mengatakan, untuk penyelesaian permasalahan tersebut selanjutnya diserahkan kepada penegak hukum di institusi masing-masing sesuai aturan dan prosedur hukum yang berlaku. “Untuk permasalahan selanjutnya sudah kita serahkan ke kesatuan masing-masing untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya. (den)