OKU Hasilkan Sampah 50 Ton Perhari

0
Bupati OKU, H Kuryana Azis terlihat bersemangat membersihkan Sungai Ogan dari sampah.

BATURAJA (fokus-sumsel.com) – Sampah dihasilkan masyarakat OKU setiap harinya mencapai puluhan ton. Sebagian merupakan sampah yang dibuang merupakan jenis sampah plastik. Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berupa untuk mengurangi angka pembuangan sampah plastik ini.

Kadin DLH OKU Slamet Riyadi mengatakan, setiap harinya sampah yang dibuang mencapai lebih 50 ton. “Diperkirakan kurang dari 40 persennya merupakan sampah plastik,” kata Slamet.

Sebagian sampah plastik yang bisa diolah dikumpulkan melalui bank sampah induk yang sudah terbentuk.

Untuk sampah plastik yang bisa didaur ulang, sebutnya, sebagian sudah diambil, dikumpulkan dan diserahkan ke bank sampah. Sedangkan yang tidak bisa daur ulang, dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Menurutnya, sebanyak 12 truk sampah bergerak setiap harinya membawa sampah. Masing-masing biasanya bergerak 2 rit. Sedangkan setiap kendaraan paling tidak membawa 6-7 meter kubik sampah.

Selama ini menurut Slamet, peran para pemulung sudah membantu mengumpulkan plastik tak terpakai, seperti botol, gelas plastik untuk dijual ke pengepul. Ini juga bisa membantu mengurangi sampah plastik. Persoalannya jenis kantong kresek yang dibuang ini tidak diambil karena tidak laku.

Pada tahun 2019 ini, sambung dia, mereka menargetkan bisa mengurangi penggunaan plastik atau sampah plastik yang dibuang masyarakat mencapai 8 persen. Sebagai langkah awal ditindaklanjuti dengan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup).

Pada tahun lalu sudah ada Perbup Nomor 36 Tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi kabupaten dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Serta ditindaklanjuti dengan Perbup Nomor 18 Tahun 2019 tentang penanggulangan pengurangan kantong belanja plastik. (ags)