Home / Sumsel / OKU / OKU Kembali Raih Piala Adipura

OKU Kembali Raih Piala Adipura

Bupati OKU, H Kuryana Azis saat menerima Piala Adipura dari Wapres RI, Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (14/1)

# Katagori Kota Kecil

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Kerja keras Bupati OKU, H Kuryana Azis menggalakan progam Jumat Bersih serta partisipasi masyarakat yang mulai ikut menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, ternyata membuahkan hasil yang membanggakan.

Ya, di awal tahun 2019 ini, daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu sukses meraih Piala Adipura untuk kedua kalinya dalam katagori Kota Kecil.

Penghargaan bergengsi di bidang kebersihan lingkungan itu sendiri diberikan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Bupati OKU, H Kuryana Azis di gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Senin (14/1).

Selain OKU, ada lima kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang sukses meraih penghargaan serupa, yaitu Prabumulih, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), OKU Timur, Muaraenim dan Musi Banyuasin. Sementara Kota Palembang meraih adipura untuk katagori Kota Metropolitan dan Lahat dalam katagori Kota Sedang.

“Alhamdulilah kita dapat lagi Piala Adipura untuk kedua kalinya. Semua ini berhasil diraih berkat kerja keras seluruh lapisan sehingga kota yang kita cintai ini meraih penghargaan bergensi di bidang lingkungan hidup,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda OKU, Riduan SAg, saat dihubungi via ponselnya.

Riduan menjelaskan, Pemkab OKU sendiri tahun ini tidak akan mengarak Piala Adipura itu keliling Kota Baturaja, tetapi lebih fokus mengadakan kegiatan syukuran saja yang akan diadakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU. “Besok pagi (hari ini .red) acaranya, kawan-kawan wartawan tolong diliput ya,” kata Riduan.

Terpisah, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati dalam siaran persnya menjelaskan, Adipura merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun untuk mendorong kepemimpinan pemerintah kabupaten/kota dan membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha dalam mewujudkan Kota Berkelanjutan yang menyelaraskan fungsi pertumbuhan ekonomi, sosial dan ekologis dalam proses pembangunannya dengan menerapkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

Dalam lima tahun pertama sejak pelaksanannya di tahun 1986 kata dia, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi Kota Bersih dan Teduh. Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan penghargaan yang sampaikan oleh Wakil Presiden RI kepada Kepala Daerah yang berhasil memimpin wilayahnya menjadi lingkungan yang bersih dan lestari.

Di awal tahun 2019, pemerintah melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memberikan anugerah Adipura periode 2017-2018 kepada 146 penerima penghargaan terdiri atas satu Adipura Kencana, 119 Piala Adipura, 10 Sertifikat Adipura dan lima Plakat Adipura serta penghargaan kinerja pengurangan sampah kepada 11 kabupaten/kota.

Menurut dia, program Adipura merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan dengan pendekatan wilayah, pendekatan implementasi kebijakan persampahan dan pendekatan implementasi kebijakan persampahan serta pendekatan implementasi kebijakan penghijauan.

Salah satu kretaria penilaian dalam penghargaan Adipura adalah dalam hal implementasi atas amanat UU Nomor 18 tajun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah, yaitu pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025, serta mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu sampai dengan hilir di setiap kabupaten/kota. (ags)

About Erik Agustino

Baca Juga

2018, Polres OKU Ungkap 133 Kasus Narkoba

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Jajaran Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melalui Satuan Narkoba sepanjang 2018 …