Parpol Jangan Libatkan Ketua RT Saat Kampanye

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kabupate Ogan Komering Ulu (OKU), mengingatkan kepada Partai Politik (Parpol) peserta pemilu untuk tidak melibatkan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) dalam kegiatan kampanye. RT dan RW dilarang ikut kampanye baik untuk pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Divisi Pengawasan, Hubal dan Humas Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Yeyen Andrizal saat dibincangi Kamis (4/10) menegaskan hal ini sesuai dengan Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Yeyen menjelaskan, dalam Pasal 280 ayat 2 UU No 7 tahun 2017 jelas diatur, Pelaksanaan dan atau tim kampanye pemilu dilarang mengikut sertakan Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa/kelurahan, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). TNI dan Polri.

Bahkan kata Yeyen, warga negara indonesia yang tidak memiliki hak pilih. Yang dimaksud dalam artian orang yang dicabut haknya untuk memilih sesuai dengan putusan pengadilan.

“Hal ini tegas diatur oleh Undang-undang. Kami ingatkan kepada Parpol pesera politik mematuhi hal ini. Pelaksanaan dan atau tim kampanye pemilu dilarang mengikut sertakan Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). TNI dan Polri,” jelasnya.

Sampai saat ini kata Yeyen mereka belum mengetahui apakah ada ASN, RT, RW atau lainya termasuk dalam tim kampanye. Sebab sampai saat ini katanya mereka belum menerima salinan daftar tim kampanye.

“Jadi kita belum tahu. Apakah ada atau tidak. Pastinya jika salinan daftar tim kampanye masuk ke kita paatinya akan dilakukan penelitian. Sampai sekarang belum ada,” tegasnya. (ags)