Pelaku Bobol Mesin ATM Didor

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Tiga dari delapan pelaku bobol ATM Bank Mandiri di Tanjung Api-Api, Desa Jaga Raga, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin pada 5 Februari 2019, berhasil diringkus Anggota Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel yang dipimpinan langsung Kanit I Kompol Antoni Adhi.

Ketiganya tersangka yakni Muhammad Ali (33), Darman (33), dan Alpiyan Saputra (29). Ketiga pelaku ini diamankan di rumahnya masing masing, di Jalan Kemas Rindo, Lorong Santai, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang pada Kamis (28/3) malam.

Dari penangkapan ketiga tersangka, polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap tersangka Darman dan Alpiyan dengan menembak kaki kanannya masing-masing karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Dari pengakuan Darman, Ia ikut membobol mesin ATM milik Bank Mandiri di Kecamatan Tanjung Lago diajak tersangka J (DPO) tetangganya. “Sebelum beraksi kami berdelapan berkumpul di rumah J sekitar pukul 21.00 WIB. Saya ikut ajakan J karena butuh uang, penghasilan saya berjualan sapu tidak menentu apalagi anak saya dua,” ujar Darman.

“Masalah kepemilikan senjata api rakitan yang ditudukan ke pada saya, terus terang saya tidak ada pistol, kalau J memang ada pistol tapi saya tidak tahu dibawa nya apa tidak saat membobol ATM kemarin,”bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, saat Konfrensi Pers, Senin (1/4), jumlah pelaku bobol mesin ATM milik Bank Mandiri di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin pada 5 Februari 2019 lalu semuanya delapan orang, namun baru tiga yang berhasil ditangkap. "Dari ketiga pelaku ini dua pelaku kita beri tindakan tegas dikarenakan saat akan kita tangkap mencoba untuk kabur,” ujar Supriadi.

“Kami masih terus mengembangkan kasus pembobolan mesin ATM sampai semua pelaku berhasil kita tangkap,” tutupnya. (yns)