Pemerintah Berikan Remisi Tahanan Lapas Banyuasin

0

BANYUASIN – Warga Binaan Lapas Kelas III C Banyuasin yang berada di Jalan Lingkar Perkantoran Banyuasin, sedikit bernapas lega, pasalnya mereka mendapatkan remisi dari Pemerintah, Saat Lebaran Idul Fitri 1440 H, tahun 2019 ini. Tidak terkecuali dua mantan pejabat Banyuasin yang kini menghuni Lapas Kelas III Banyuasin.

Kepala Lapas Kelas III Banyuasin, Reza Yudhistira Kurniawan. melalui Muamar Fihri Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Banyuasin. mengatakan dari 565 orang narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus terdiri yakni Remisi khusus I (RK I) dan 8 orang mendapat Remisi Khusus II. Dari 565 warga binaan tersebut ada nama Umar Usman dan Sutaryo yang merupakan narapidana kasus suap Proyek Ijon di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin. “Umar Usman Mantan (Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin) dan Sutaryo (Kasi di Disdik Banyuasin) kembali dapat Remisi Khusus. Pada tahun ini dapat 1 bulan dari masa tahanan 4 tahun,” ujar Muamar Fihri Sabtu (8/6).

Dikatakannya, kedua napi tersebut menjalani tahanan mulai tahun 2016 lalu. Ini RK yang ke-3 diberikan kepada mereka selama masa tahanan. Sedangkan narapidana kasus suap APBD Muba tahun 2015 terjaring OTT KPK yakni Islan Hanura CS yang merupakan mantan anggota DPRD Muba tidak dapat sama sekali Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. “Mereka dari Muba itu tidak ada yang dapat remisi, hanya 2 orang itu yang memenuhi persyaratan,”jelasnya.

Ditambahkan Kepala Lapas Kelas III Banyuasin, Reza Yudhistira Kurniawan, bahwa dari 565 orang narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus terdiri yakni Remisi khusus I (RK I) dan 8 orang mendapat Remisi Khusus II. “Warga Binaan yang mendapatkan RK I akan mendapat potongan penahanan sesuai dengan remisi yang didapatkan dan tetap melanjutkan sisa masa tahanan. Sedangkan RK II akan langsung dibebaskan pada hari ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut, reza menjelaskan untuk warga binaan yang termasuk ke dalam PP.99 yang telah diusulkan, terdapat 96 orang yang disetujui mendapatkan remisi. Sementara warga binaan yang mendapatkan RK II yang masih memiliki subsider tetap melanjutkan masa penahanannya. “Rincian remisi yang didapatkan oleh warga binaan yakni berkisar antara 15 hari, 1 bulan, dan 1 bulan 15 hari. Sesuai dengan syarat-syarat yang telah terpenuhi,” tutupnya.

Sementara itu salah satu warga binaan Lapas Kelas III Banyuasin yang mendapat remisi, Angga (22) mengaku sangat bersyukur mendapat remisi dihari lebaran ini.

Menurutnya, ini menjadi penyemangat dalam menjalani sisa pidana. “Saya berharap dihari yang fitri ini, membuat diri saya menjadi lebih baik lagi, tetap sehat, dan insya Allah ingin berubah ketika bebas dari sini,” harapnya. (sub)