Penembak Petani di OKI Akhirnya Serahkan Diri

0

KAYUAGUNG — Terduga pelaku penembakan Catut bin Sukarnel (36), warga Dusun 3 Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi. Pelakunya yakni Dandi (20), warga setempat yang merupakan anak dari terduga awal Beni bin Lukman (46).

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kapolsek Cengal, Iptu Eko Suseno melalui Paur Subbag Humas, Ipda M Nizar saat dikonfirmasi, Rabu (26/6) membenarkan pelaku penembakan terhadap korban Catut merupakan anak terduga awal Beni yakni Dandi (20).

“Selasa siang sekitar pukul 14.00 WIB, anggota Polsek Cengal dipimpin Kanit Binmas Aiptu Dadang Wahyudi mencari informasi tentang keberadaan pelaku. Lalu datang Ketua RT bernama Kiat memberitahukan bahwa tersangka ada di rumahnya dan akan menyerahkan diri,” ucap Nizar.

Kemudian anggota Polsek Cengal langsung menjemput tersangka tanpa perlawanan. Kini, tersangka telah diamankan di Mapolsek Cengal guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Modusnya diduga ada permasalahan perselisihan jual beli kayu antara korban dengan orangtua tersangka. Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa 1 helai baju dan 1 helai celana milik korban,”ujarnya.

Menurut keterangan tersangka, pada Senin (24/6), korban Catut bin Sukarnel (36) mendatangi rumah tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Saat sampai depan rumah, korban mendatangi orangtua tersangka yaitu Beni Bin Lukman (46).

“Korban langsung marah-marah kepada orangtua tersangka dan korban akan menembak. Lalu tersangka mengejar korban dari belakang, maka terjadilah perebutan senpira dan berhasil direbut tersangka. Selanjutnya menembak korban di bagian dada sebelah kiri hingga meninggal dunia. Setelah korban tersungkur, tersangka dan orangtuanya melarikan diri ke hutan,”pungkasnya.

Diketahui, korban Catut ditembak satu kali di bagian bawah ketiak sebelah kiri. Korban sempat melarikan diri sejauh 30 meter dari lokasi penembakan. Namun akibat luka yang diderita, korban akhirnya jatuh tersungkur di pinggir jalan dan meninggal dunia. (feb/gan)