Pengedar Sabu, Cholidi Divonis 7 Tahun Bui

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Cholidi Fahza bin KGS A Majid (Alm) sedikit bernapas lega lantaran setelah mendengarkan putusan majelis hakim yang diketuai oleh Berton SH MH pada lanjutan persidangan negeri kelas 1 A khusus Palembang, Kamis (2/5).

Itu lantaran Cholidi divonis lebih ringan yaitu 7 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan dari tuntutan awal yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marisa Giantin SH yaitu 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan.

Pada pembacaan putusan hakim menilai terdakwa berdasarkan fakta dan bukti persidangan, maka terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Maka, berdasarkan putusan sidang terdakwa terbukti bersalah dan tidak meringankan,” ujarnya.

Usai membacakan putusan hakim mempersilahkan terdakwa untuk menggunakan haknya. “Silahkan terdakwa konsultasi dengan pengacara,” katanya.

Atas putusan tersebut terdakwa masih pikir pikir setelah berdiskusi dengan pengacara dari POSBAKUM. Diketahui, pada14 Januari 2019 sekitar pukul 15.00 WIB terdakwa Cholidi ditangkap petugas dari Polresta Palembang di Jalan Perbankan Lorong Kenari Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang.

Dan setelah dilakukan penangkapan didapat barang bukti berupa 1(satu) buah kotak rokok Surya warna coklat, 6 (enam) bungkus plastik bening masing-masing berisikan kristal kristal bening masing-masing dengan berat netto 4,385 gram, 1 (satu) bal plastik bening, 1 (satu) buah sekop, 1 (satu) buah handphone merk Advan warna hitam dan uang senilai Rp 220 ribu. (yns)