Pensiunan Karyawan PDAM OKU Ditembak OTD

0

BATURAJA – Keheningan subuh di Kampung III, Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Jumat (26/7), sekitar 04.40 WIB, terganggu lantaran warga setempat, H Muhammad Ali (62), terkapar di pinggir jalan yang tak jauh dari rumahnya, lantaran diduga ditembak orang tidak dikenal (OTD).

“Pas aku keluar rumah, aku lah tejingok (melihat) korban sudah teduduk di pinggir jalan,” ucap keluarga sekaligus tetangga korban, Zainuddin, warga Desa Pusar saat ditemui di RS DKT Baturaja.

Zainuddin sempat menanyakan kepada HM Ali ada apa dengan dirinya, yang kemudian dijawab korban kalau dirinya ditembak orang. “Dak lamo dari situ, keluar tetangga yang lain dan langsung membawa HM Ali ke rumah sakit,” timpal Zainudin.

Diungkapkan Zainudin, kalau HM Ali merupakan tokoh masyarakat Desa Pusar dan pengurus Masjid Al Maghfiroh, Desa Pusar serta Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) Pusar. “Beliau orangnya baik dan bermasyarakat,” timpal Zainudin.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, HM Ali diduga ditembak Orang Tidak Dikenal (OTD) ketika ingin menunaikan ibadah salat Subuh di Masjid Al Maghfiroh, Desa Pusar.

HM Ali ditembak OTD ketika berjalan kaki dari rumahnya menuju ke Masjidil Al Maghfiroh yang hanya berjarak sekitar 10 meter.

Tetiba, berjarak 5 meter sebelum masjid, dua orang pengendara sepeda motor dari arah jalan lintas menuju Baturaja mendekati korban. Lalu pengendara motor yang duduk di belakang menembak korban dari jarak sekitar 5-7 meter.

Usai pengendara motor menembak HM Ali, pengendara motor yang di depan membelokkan motor untuk putar balik kembali ke arah jalan lintas Sumatera meninggalkan korban teduduk di pinggir jalan sambil merintih kesakitan.

Sekitar pukul 09.15 WIB, anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polres OKU bersama anggota Unit Reskrim Polsek Baturaja Barat, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Pusar. “Kita sudah melakukan olah TKP penembakan terhadap korban 351,” ucap Kanit Pidum Sat Reskrim Polres OKU, Ipda Karbiyanto.

Ditambahkan Karbiyanto, hasil olah TKP pihaknya belum mengetahui motif penembakan apakah dilatari dendam atau motif lainnya. “Namun kita tetap melakukan penyelidikan secara intensif. Perkembangan selanjutnya akan menggali dari berbagai saksi apakah motifnya karena masih didalami,” timpal Karbiyanto.

Hasil olah TKP, lanjut Karbiyanto, pihaknya belum menemukan barang bukti (BB) terkait penembakan yang dialami H M Ali. “Belum ada ditemukan BB. Kita menunggu hasil operasi korban di rumah sakit. Apakah proyektil organik atau proyektil senpira,” tandas Karbiyanto.

Narasumber yang minta namanya dirahasiakan membenarkan kalau HM Ali merupakan pensiunan karyawan PDAM OKU. “Astagfirullah, tidak menyangka kalau beliau menjadi korban penembakan. Doa yang terbaik untuk beliau, semoga beliau lekas sembuh,” ucap karyawan PDAM OKU itu.

Diungkapkannya, semasa aktif sebagai karyawan PDAM OKU, H M Ali merupakan karyawan yang tekun, telaten dan tidak pernah mendapat masalah. Apalagi, sebagai orang tua, korban sangat mengayomi. “Apalagi, beliau merupakan tokoh masyarakat di Desa Pusar,” tandasnya. (kie)