Perbaikan Jalan Diduga Asal-asalan, Menyebabkan Arus Lalulintas Macet Total

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com)– Kerusakan jalan di Kecamatan Kota Kayuagung dan sekitarnya, terutama pada sisi pangkal Jembatan Kayuagung, Kabupaten OKI, yang diduga dikarenakan alat transportasi angkut material proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya membuat arus lalulintas di sekitarnya macet total.

Mengatasi hal tersebut, PT Waskita melakukan perbaikan jalan pada Minggu (5/8/) siang. Namun perbaikan yang dilakuakan tersebut dinilai asal-asalan.

Saat dibincangi, salah satu pekerja mengatakan bahwa yang melakukan perbaikan tersebut adalah pihak PT Waskita Karya. ‘’Yang memperbaiki jalan ini pihak Waskita Karya,’’ ujar si pekerja tanpa mau menyebut namanya dan langsung bekerja kembali.

Menanggapi hal ini, Edi (35) salah satu warga setempat yang kebetulan melintas tampak kesal kepada para pekerjaan tersebut. “Kita menyesalkan perbaikan jalan dilakukan di siang hari. Meski pada waktu libur, namun arus tetap padat apalagi ini kuku jembatan, Akibatnya menimbulkan macet. Harusnyakan bisa dilakukan malam hari saat arus lalulintas agak sepi,’’ cetusnya.

Edi juga tampak menyayangkan anyaman besi coran yang terlihat carut-marut dan dari berbagai jenis besi. ‘’Sepertinya besi bekas potongan semua, corannya saja tanpa perhitungan, baik segi keamanan pekerja maupun segi kualitas corannya. Mana tidak ada yang mengatur arus lalulintas, ya seharusnya perbaikan jalan ini dilakukan di malam hari bukan disiang hari, “sesal Edi.

Pantauan dilapangan, terlihat perbaikan jalan dilakukan Minggu (5/8) yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga malam hari, dan terlihat juga pekerja yang tidak memakai Alat Pengaman Diri (APD).

selain itu anyaman besinya pun tampak amburadul dan dari berbagai jenis besi, mulai dari besi KS 8 , besi ulir 10, dan 12 dengan anyaman yang semerawut. Ditambah corannya terlalu encer sehingga coran meluber, dikarenakan pada posisi jalan yang juga miring.

Diharapkan kepada pihak terkait terutama PT Waskita Karya agar kiranya pekerjaan perbaikan yang menyangkut kepentingan umum seperti ini haruslah dipantau oleh Koordinator Lapangan (Korlap), selain pada kualitas bahan juga pada sisi keamanan para pekerja dan arus Lalulintas. (g-wijaya)