Perolehan Kursi PDIP Sumsel Berkurang Pemilu 2019

PALEMBANG, (fokus-sumsel.com) -Perolehan kursi DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan pada pemilu legislatif tahun 2019 ini mengalami pengurangan bila dibandingkan pada pileg 2014.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas di Palembang, Sabtu sore mengatakan, perolehan kursi legislatif partai itu untuk di Sumsel menurun pada pileg 2019 ini.

Untuk kursi DPRD Sumsel pada pemilu 2014 meraih 13 kursi dan sukses menduduki kursi Ketua DPRD Sumsel, sekarang hanya meraih 11 kursi atau urutan kedua terbanyak setelah Partai Golkar Sumsel yang sukses meraih 13 kursi.

Selain ditingkat provinsi, penurunan jumlah kursi juga terjadi di DPRD Kota Palembang. PDIP yang semula duduk sebagai Ketua DPRD kini harus tersingkir oleh Partai Demokrat.

Secara keseluruhan di Kabupaten/Kota di Sumsel, pada pileg 2019 ini PDIP juga mengalami penurunan jumlah kursi. Dari 90 kursi menjadi 88 kursi.

Untuk DPRD Sumsel dari 13 kursi menjadi 11 kursi. Kemudian di seluruh kabupaten/kota di Sumsel dari 90 tinggal 88 kursi, jadi hilang 2 kursi, katanya.

Ia menuturkan, penurunan jumlah perolehan kursi PDIP Sumsel pada tahun ini salah satunya disebabkan karena faktor capres Prabowo effect. Diketahui pasangan capres Prabowo-Sandi lebih unggul perolehan suara dibanding pasangan capres Jokowi-Ma’ruf yang diusung PDIP dan partai politik koalisinya.

Selain itu, menurutnya metode penghitungan suara menggunakan metode sainte lague juga dinilai menjadi salah satu faktor penyebab perolehan kursi PDIP merosot.

“Misalnya di dapil Palembang A, harusnya 2 kursi tapi karena menggunakan metode sainte lague ini hanya satu kursi. Metode ini menguntungkan partai kecil,” tuturnya.

“Suara partai 584.762 suara. Yang artinya PDIP masih memperoleh suara tertinggi dibanding partai lain, karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumsel,” katanya. (SW)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •