Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 106 Kg Ganja Asal Aceh

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Ganja seberat 106 kilogram yang berasal dari Aceh tujuan Jakarta melalui jalur darat dengan mobil Fuso berhasil digagalkan oleh anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di Jalan Palembang Jambi Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (29/4) lalu.

Untuk mengelabui petugas, sopir dan kernet Fuso, Rizkiansyah dan Mujianto menyimpan ganja di kabin dekat kepala mobil dengan ditutupi karung semen.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kedua kurir ganja ini ditangkap berawal adanya informasi dari masyarakat adanya mobil truk jenis Fuso dengan nomor polisi K 1435 RH yang akan melintas di Jalan Palembang Jambi membawa ganja dalam jumlah yang sangat besar.

“Mobil Fuso yang dimaksud melintas, anggota Ditresnarkoba langsung menyetopnya lalu dilakukan pemeriksaan di seluruh bagian mobil. Lalu anggota menemukan ganja dibalik kabin bagian kepala dengan total seberat 106 kilogram,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Supriadi dan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Farman, saat pres rilis di Mapolda Sumsel, Jumat (3/5).

Dari pengakuan kedua tersangka, mereka hanya disuruh seseorang warga Aceh berinisial AB untuk membawa ganja dari Aceh tujuan Jakarta dengan upah sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, tersangka Rizkiansyah mengatakan, mereka berdua diupah sebesar Rp20 juta oleh AB jika ganja seberat 106 kilogram sudah sampai di Jakarta.

“Upahnya Rp20 juta, tapi baru dikasih Rp3,5 juta sebagai uang jalan saja. Ganja disimpan di kabin bagian kepala mobil kami tutupi dengan kantong semen,” katanya.

Senada diungkapkan Mujianto warga Lampung Timur ini baru pertama kali menjadi kurir ganja lantaran gajinya sebagai kuli serabutan tidak mencukupi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

“Kalau tidak ngenek, saya kerja kuli bangunan, kenal sama Rizki sopir Fuso ini di Lampung waktu mau nganter kasur dari Jawa ke Medan. Setelah dari Medan baru ke Aceh lalu bawa ganja tujuan Jakarta,” tandasnya. (yns)