Proses Lelang Lambat, Kekurangan SDM Jadi Kambing Hitam

Rapat realisasi perencanaan proyek fisik 2019.

MUARADUA (fokus-sumsel.com) – Asisten II Sekrerariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) kemarin menggelar rapat bersama beberapa Kepala Dinas (Kadin), Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Bagian (Kabag) yang ada di Sekretariat Pemerintahan Daerah OKU Selatan terkait belum terealisasinya pelaksanaan lelang proyek fisik hingga pertengahan bulan Maret 2019.

Adapun pejabat yang hadir dalam rapat ini yakni Kepala Dinas PUTR beserta Kabid, Kadin Kesehatan, Kadin Lingkungan Hidup, Kadin Perkim dan Kabid, Kadin Pendidikan, Kadin KBPP, Kadin Ketahanan Pangan, Kadin Pariwisata, Kadin KUKMPP, Kadin Perikanan, Kadin Perhubungan, Kadin Kominfo, Kepala Bagian (Kabag) Adm Pembangunan serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa.

Selain mempertanyakan belum terlaksananya proses lelang fisik yang ada di tahun 2019, Asisten II juga bertanya mengenai kendala apa saja yang dihadapi khususnya oleh Dinas terkait dalam perencanaan pengadaan barang serta jasa berupa proyek fisik yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah di tahun 2019 sehingga sampai saat ini proses lelangnya belum terlaksana.

Beberapa alasan pun muncul terkait belum atau lambatnya proses lelang proyek fisik di Pemerintahan Kabupaten OKU Selatan, mulai dari faktor kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga disebabnya adanya perubahan petunjuk dan teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yaitu proses lelang berbasis onlline (SPSE V 4.3) dan adanya PP soal perubahan nomentur Kantor Layanan Pengadaan Barang Serta Jasa (KLP) dari kantor menjadi bagian Sekretariat Daerah.

Dalam penyampaiannya dirapat tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) Kabupaten OKU Selatan, Farid lebih memilih mengatakan bahwa kekurangan pegawai dikantornya menjadi salah satu kendala untuk mengakui tentang lambatnya proses lelang proyek fisik di Kabupaten OKU Selatan saat ini dari pada menyebut kekurangan SDM yang membuat proses lelang lambat.

“Termasuk juga proses lelang tiga proyek besar seperti peningkatan jalan Simpang Bumi Agung-Kotaway, Graha Serasan Seandanan dan peningkatan jalan di kawasan wisata Banding Agung tahun 2019 saat ini belum dilelang,” tutur Farid.

Sementara itu menurutnya untuk perencanaan di Dinas lainnya juga masih banyak yang meminta bantuan ke Dinas PUTR OKU Selatan soal perencanaan yang diadakan oleh Dinas yang bersangkutan.

Menanggapi keterangan Kadin PUTR tersebut, Asisten II Setda OKU Selatan, Herman Azedi mengatakan kekurangan SDM terutama dalam hal perencaan pengadaan barang serta jasa memang masih menjadi kendala yang dialami oleh Pemda OKU selatan saat ini.

Kendati demikian, dirinya menekankan agar proses lelang tersebut sekiranya bisa diupayakan dipercepat dengan tetap mengacu pada mekanisme dan peraturan yang ada.

Terkait hal ini Kabag Adm Pembangunan, Zainal Muhtadin dibincangi fokus sumsel di ruang kerjanya menjelaskan selain terdapat Proyek fisik PL, juga terdapat proyek Multy years di tahun 2019 yang saat ini kesemuanya belum dilelang.

“Belum ada laporan resmi yang tercatat di kami berapa proyek yang telah lelang tersebut. Yang ada baru beberapa item proyek siap tayang,” ungkap Zainal tanpa menyebutkan proyek apa saja yang siap tayang tersebut.

Menurut Zainal, pihaknya sendiri selaku yang membidangi Adm Pembangunan telah mengirim kepada OPD yang terkait dengan Administrasi Pembangunan untuk melaporkan kegiatan pembangunan yang ada di bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah. ”Yang pasti hingga saat ini belum ada laporan hasil lelang proyek fisik yang masuk tersebut ujarnya kepada fokus sumsel. (Den)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •