Residivis Kambuhan Sembunyi di Bawah Ranjang

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) – Seorang residivis kambuhan yang sudah 3 kali keluar masuk bui, bersembunyi di bawah ranjang pada saat diringkus jajaran Polsek Mesuji, Kabupaten OKI, Rabu (19/12).

Tersangka diringkus lantaran terlibat bongkar rumah Bambang Ali (40) warga Dusun I Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji sesuai dengan Lp B- 44/XII/2018/Sumsel/Res Oki /Sek Mesuji, tanggal 17 Desember 2018. Pelakunya adalah Abu Nawas Bin Sidi (45) warga Dusun III Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SIK SH MM, melalui Kapolsek Darmanson SH MH dan Paur Subaghumas Bagops Ipda Suhendri SKom, Jumat (21/12), mengatakan, kejadian tersebut berawal pada Rabu tgl 31 Oktober 2018 sekitar pukul 03.00 Wib di kebun Hikmah V PT Sampoerna Agro Desa Pagar Dewa dimana telah terjadi Tindak Pidana Curat yang dilakukan oleh 2 orang pelaku Abu Nawas dan Sidi dengan cara menggambil barang yang berada di dalam Perumahan Kebun Hikmah V.

Akibat kejadian tersebut korban menggalami kerugian berupa 2 unit mesin Sugu listrik, 3 unit mesin bor listrik, 4 unit mesin gerindra listrik jika ditaksir kerugian korban sebesar Rp6.000. 000. Atas kejadian tersebut korban menuntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi hingga akhirnya, pada Rabu tanggal 19 Desember 2018 sekitar pukul 17.10 Wib, Kapolsek Mesuji AKP Darmanson SH beserta anggota opsnal mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku Abu Nawas sudah pulang ke rumahnya dari pelariannya di Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji.

Kemudian Kapolsek beserta anggota polsek menuju ke sasaran Desa Pagar Dewa dan melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku yang sedang berada di rumahnya.

“Saat petugas datang, tersangka bersembunyi di bawah kolong tempat tidur kamarnya. Selanjutnya pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Mesuji untuk dilakukan pemeriksaan,” tukasnya seraya menambahkan tersangka merupakan resedivis dan sudah 3 kali menjalani hukuman. (febri)