Ribuan Warga OKU Dapat Jaminan JKN-KIS

0
Kadinsos OKU, Syaiful Kamal (tengah)

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Sebanyak 6.739 orang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dijamin kesehatanya oleh pemerintah melalui JKN-KIS. Dengan adanya hal ini, masyarakat miskin di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang yang terdata dapat berobat gratis di rumah sakit pemerintah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) OKU, Saiful Kamal saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/2) mengatakan, berdasarkan telekomunikasi dari Gubernur Sumsel, untuk Bupati dan Walikota Nomor T.440/084/Dinkes/2018 tertanggal 31 Desember 2018, dalam rangka menjamin pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan tidak mampu di Prov Sumsel, serta sehubungan dengan surat Deputi Direkasi wilayah Sumsel, Babel dan Bengkulu BPJS kesehatan tanggal 28 desember 2018 No.124/Wil.III/2018 dengan ini diintruksikan beberapa hal.

Pertama memastikan masyarakat di wilayah terdaftar dalam program JKN-KIS. Membebaskan biaya pelayanan kesehatan.

“Selain itu dalam surat itu juga diterangkan, bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang memerlukan pelayanan gawat darurat di RS, namun belum mendafar sebagai peserta JKN-KIS menjadi tanggung jawab menjadi anggota penerima bantuan iuran (APBN/APBD Kab/Kota) dengan rekomendasi Dinsos. Selain itu juga diterangkan dana transisi dari bantuan Gub Sumsel dialihkan untuk ditambah ke kuota peserta penerima bantuan iuran APBD Prov Sumsel,” katanya.

Untuk wilayah OKU kata Saiful Kamal, benar ada sebanyak 6.739 warga OKU mendapat jaminan kesehatan dari perintah atau Jamkesda.

Data diambil dari Besik Data Terpadu (BDT) di dalam itu sudah ada data Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dari itu diverifikasi lagi sesuai dengan 40 periabel. Maka didapatkan 6.739 orang penerima jaminan kesehatan.

“Untuk sementara jumlah itu yang akan dapat jaminan kesehatan dan mendapatkan kartu jaminan kesehatan atau KIS. Kartu KIS nya masih dalam proses. Untuk dana yang digunakan jaminan kesehatan ini menggunakan dana sering APBN dan APBD OKU,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, kata Direktur RSUD dr Ibnu Soetowo, Dr Rynna Dyanna saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, menambahkan, pihaknya sudah mengetahui mengenai informasi JKN-KIS untuk 6.739 warga OKU mendapat jaminan kesehatan. Sejak per 1 Januari 2019, kata dr Rynna, pihaknya siap melayani dan menerima pasien JKN KIS. (ags)