Satnarkoba Polres OKI Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Kg Lebih

0
Wakapolres OKI, Kompol Dwi Citra Akbar, didampingi Kasat Narkoba Polres OKI AKP Rahmad Aji Prabowo, saat menggelar pres rilis di Mapolres setempat, Jumat (17/6). Foto: Febri Saleh

KAYUAGUNG – Satnarkoba Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1.050 gram atau 1 kilogram lebih berikut satu orang kurirnya, Rabu (15/6).

Sono (53) yang merupakan kurir sabu ini ditangkap polisi saat akan bertransaksi di Desa Talang Jaya, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI. Tersangka kini berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres OKI.

Kasat Narkoba Polres OKI AKP Rahmad Aji Prabowo saat press release menjelaskan, bahwa tertangkapnya kurir sabu tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang didapat oleh timnya.

“Pada Rabu (15/6) sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu warga Desa Sungai Tepuk itu, kita tangkap di jalan setapak hutan kayu Akasia wilayah Desa Talang Jaya, Kecamatan Sungai Menang,” ungkap Kasat, Jumat (17/6).

Tertangkapnya pelaku berawal dari informasi yang didapatnya, dimana akan ada transaksi narkoba di Desa Talang Jaya. Lalu Kasat langsung menugaskan anggotanya untuk melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut.

“Setelah dapat informasi yang cukup, tim Satnarkoba Polres OKI berangkat menuju ke lokasi, setibanya langsung menangkap pelaku yang saat itu akan melakukan transaksi narkotika kepada pembeli,” terang Kasat.

Saat digeledah, jelas Kasat lagi, di dalam box motornya ditemukan sebungkus plastik warna hitam berisi  bungkusan plastik warna hijau merk Refined Chinese Tea Ging Shan yang di dalamnya terdapat 1 bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.050 gram.

Sementara itu, Wakapolres OKI, Kompol Dwi Citra Akbar mengatakan, mengenai akan dibawa kemana, siapa pemasok dan pembeli, sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Yang jelas kurirnya sudah diamankan berikut barang bukti yang didapat.

“Untuk tersangka Sono akan kita jerat Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” tandas Waka.

Dengan digagalkannya penyelundupan 1 kilogram narkotika jenis sabu ini, menurut Waka, diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 4.100 jiwa dari pengaruh narkoba. “Oleh karena itu, saya mengimbau masyarakat tak melakukan penyalahgunaan narkoba,” pungkas dia. (feb)