Sekda OKU: Mari Kita Jaga Sholat Lima Waktu

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), H Achmad Tarmizi mengajak seluruh umat Islam di wilayah itu untuk selalu menjaga sholat lima waktu. Karena bagi umat muslim sholat merupakan tiang agama.

“Melalui momen Isra’ Mi’raj ini saya berharap umat Islam semakin faham betapa pentingnya menunaikan sholat lima waktu. Karena menjaga sholat berarti telah menegakan tiang agama kita,” tegas Sekda saat menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj 2019 di Masjid Jamik Ash Sholihin Baturaja, Kamis (4/4).

Pemkab OKU sendiri kata Sekda, sejak beberapa tahun ini telah menggalakan program sholat subuh berjemaah dengan harapan mengetuk kesadaran umat muslim agar rajin menunaikan sholat berjemaah di masjid. “Mari kita biasakan untuk memakmurkan masjid dengan rutin menunaikan sholat berjemaah,”¬†pintanya.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pedidikan OKU tersebut juga meminta kepada seluruh media massa baik cetak maupun elektronik dan online yang ada di daerah itu agar proaktif mempublikasikan pembangunan di kabupaten berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang tersebut. “Pemberitaannya saya harapkan berimbang antara berita pembangunan, kritik dan lain sebagainya,”¬†kata Tarmizi.

Sekda menjelaskan, selama beberapa tahun ini banyak sekali prestasi membanggakan yang sudah berhasil diraih Pemkab OKU. Seperti empat kali berturut-turut meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Penghargaan WTP itu sendiri kata Sekda, merupakan prestasi tertinggi yang diraih kabupaten/kota dalam hal pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Selanjutnya menurut Tarmizi, selama dua tahun berturut-turur Pemkab OKU juga sukses meraih Piala Adipura. Prestasi ini berhasil diraih berkat kekompakan seluruh lapisan masyarakat dan SKPD di lingkungan Pemkab OKU dalam menggalakan program Jumat bersih.

Kemudian khusus untuk Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan serentak 17 April nanti, Sekda berpesan agar warga OKU jangan menjadi golongan putih (golput). “Mari gunakan hak suara kita untuk menentukan pemimpin dan wakil rakyat sesuai dengan hati nurani. Jauhi politik uang,” tandasnya. (kie)