Sembilan Fraksi DPRD Sumsel Sampaikan Pemandangan Umum Tiga Raperda

0
Sekda Pemprov Sumsel, Nasrun Umar saat menerima pemandangan umum fraksi pada rapat paripurna 15 terhadap tiga raperda usulan Pemprov Sumsel.

7PALEMBANG – Sebanyak sembilan fraksi di DPRD Sumatera Selatan menyampaikan pemandangan umum pada rapat paripurna 15 DPRD Sumsel terhadap tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang diusulkan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Rapat paripurna 15 tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, Kartika Sandra Desi dan dihadiri oleh Sekda Pemprov Sumsel Nasrun Umar dan pejabat di lingkungan Pemprov Sumatera Selatan di Palembang, Senin (07/09).

Tiga raperda tersebut adalah raperda tentang pembentukan BUMD Agri bisnis, kemudian raperda tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah prodexim menjadi perusahaan perseroan daerah prodexim (perseroda) serta raperda tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan.

Menurut juru bicara Fraksi Partai Golkar, Thamrin, agri bisnis memegang peranan penting dalam perekonomian daerah, selain mempunyai peluang ekspor, peluang agri bisnis cukup tinggi di tingkat lokal. Sebagai contoh permintaan akan produk pangan lokal yang berkualitas selalu mengalami kenaikan setiap tahun.

Tetapi di era pasar bebas ini produk-produk luar juga dengan mudah dapat menembus pasar lokal. Untuk itu diperlukan strategi Agri Bisnis yang terintegrasi menjadi satu kesatuan yang kuat untuk melindungi produk-produk petani di Sumatera Selatan dan dalam rangka membangun Agri Bisnis di Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian mengenai perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Daerah bukan hanya sekedar memenuhi ketentuan Undang-undang tetapi harus dibarengi dengan perubahan sistem tata kelola dan manajemen yang lebih maju sehingga badan hukum ini dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pembangunan daerah. Karena sudah jadi permasalahan umum biasanya perusahaan Perseroan Daerah hampir sebagian besar dalam kondisi yang tidak sehat.

 

Selanjutnya mengenai raperda tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan ia menyampaikan, peran yang sangat penting dijalankan oleh Perpustakaan adalah bagaimana meningkatkan minat meminat membaca masyarakat. Tentu saja dibutuhkan strategi yang harus dijalankan agar hal tersebut dapat tercapai.

Sementara juru bicara Fraksi PDIP Sumiati menyatakan, rancangan Peraturan Daerah Tentang Pembentukan BUMD Agri bisnis yang harapannya adalah mampu memenuhi dan mendukung kemajuan sektor pertanian dalam arti luas.

“Untuk mencapai apa yang diharapkan tentunya juga kebijakan ini harus relevan dengan kondisi kekinian, yang kami maksudkan adalah bahwa kebijakan dan Iangkah ini harus tetap aktual dan relevan dengan perkembangan issue yang terkait dengan Pertanian Nasional dan Regional,” tegasnya.

Kemudian, Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan, Fraksi PDI Perjuangan bersepakat bahwa peningkatan pelayanan yang berbasis teknologi dalam hal kepustakaan adalah sebuah kebutuhan, Perpustakaan memiliki fungsi edukasi diantaranya, sebagai sumber belajar, mengembangkan minat dan kebiasaan membaca, dapat juga sebagai tempat rekreasi sehat melalui buku -buku bacaan yang sesuai dengan umur dan tingkat pendidikan masyarakat.

Sementara Juru bicara Fraksi PKS M Subhan menyatakan, pada prinsipnya, gagasan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk membentuk BUMD yang bergerak dibidang Agribisnis sangatlah baik. Apalagi tujuanya adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan sebesar-besarnya kegiatan perekonomian masyarakat, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan PAD.

“Kami Fraksi PKS sangat mendukung keberadaan raperda ini, sebab kesejahteraan petani merupakan salah satu bagian yang menjadi platform perjuangan partai PKS dibidang pertanian,” tuturnya.

Sementara lanjutnya, mengenai raperda tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan, Fraksi PKS sangat mengapresiasi dengan baik, sebab hal ini selaras dengan komitmen PKS yang secara konsen mengambil bagian untuk mempeljuangkan peningkatan kecerdasan kehidupan masyarakat dengan menumbuhkembangkan budaya gemar membaca melaluj pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan.

Enam fraksi lainnya yaitu fraksi Gerindra, Demokrat, PKB, Nasdem, Hanura Perindo, dan PAN juga memberikan pemandangan umum masing-masing pada rapat paripurna tersebut.

Untuk tanggapan terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi dari pihak eksekutif maka sesuai tata tertib maka untuk memberikan tanggapan dan jawabannya pada rapat paripurna 14 September 2020, kata Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan, Kartika Sandra Desi. (ADVERTORIAL)