Sempat Buron, Warga Desa Pusar Diciduk Polisi

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Setelah sempat menjadi buronan selama 1 tahun 10 bulan, Mardi bin Mat Jauhari (30) warga Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, tampaknya tahun ini harus merayakan Idul Fitri di dalam penjara.

Pasalnya, pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang itu bersama sembilan orang rekannya nekat mencuri kabel hitam yang di dalamnya ada tembaga ukuran 1 x 95 milimeter sebanyak dua roll milik PT CBMI Sinoma yang merupakan rekanan PT Semen Baturaja (PTSB). Akibat ulah Mardi Cs itu, pihak perusahaan ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp155.846.600.

Kasus pencurian itu sendiri dilakukan tersangka bersama sembilan rekannya pada Selasa, 12 Mei 2017 sekitar pukul 03.00 Wib di area pembangunan pabrik PT Semen Baturaja II.

“Pencurian itu sendiri baru diketahui keesokan harinya oleh karyawan PT CBMI. Lalu mereka melapor ke pihak PT SB,” ungkap Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian, Jumat (15/3).

Usai menerima laporan itu lanjut Kasat, pihak PTSB langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres OKU. “Hasilnya dua dari 10 pelaku pencurian tersebut berhasil ditangkap. Mereka adalah Sopriyanto alias Rio dan Saroman. Sementara pelaku lainnya berhasil meloloskan diri,” kata Kasat.

Setelah hampir dua tahun berlalu ternyata satu dari delapan pelaku yang buron tersebut kembali ke kampung halamannya di Desa Pusar.

“Setelah dapat info kalau pelaku ada di rumahnya, saya langsung tugaskan Kanit Pidum, Ipda Karbianto untuk meringkusnya. Alhamdulilah pada Jumat (15/3) sekitar pukul 00.15 Wib, pelaku bisa kita ringkus tanpa perlawanan berarti,” tegas Kasat.

Sementara kata Kasat menambahkan, bagi pelaku lain yang masih buron, yakni Pt, Wn, Ww, Jl, Yg, Ht dan Ae agar segera menyerahkan diri sebelum diberi tindakan tegas oleh pihak kepolisian. (ags)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •