Seorang Pengusaha Gugat Bank Mandiri Ke Ranah Hukum

0

PALEMBANG -Lantaran merasa dirugikan oleh status call 5 hutang Credit card yang sebenarnya sudah lunas dan tak ada masalah dari 2017, membuat Noli Kusuma Atmaja melayangkan gugatan perdata untuk PT Bank Mandiri persero Tbk Consumer credit colection Ke PN Palembang Klas 1A khusus Palembang, Kamis (18/7).

Tak main-main Noli melalui kuasa hukumnya dikomandoi advokad Syarcowie SH, Roy Lifriandy SH dan Bustanul Fahmi SH MH menggugat PT Bank Mandiri untuk material sebesar Rp3 miliar dan imateril sebesar Rp5 miliar.

Gugatan tersebut dilayangkan lantaran penggugat merasa dirugikan karena nama baiknya dan status BI Chaking kall 5 di Bank Mandiri yang belum dibersihkan oleh pihak Mandiri dari tunggakan Credit card yang notabanenya sudah selesai, bahkan sudah dilunasi dari 2017 silam.

Lantaran itu, sehingga membuat penggugat yang berprofesi sebagai seorang pengusaha di bidang barang dan jasa serta ticketing merasa dirugikan maupun dipermalukan lantaran ditolak oleh bank dan jasa keuangan lainnya saat mau meminjam modal untuk usaha, sehingga membuat dirinya mengalami kerugian serius.

Atas hal tersebut penggugat sudah meminta dan klarifilasi oleh pihak mandiri untuk mengclearkan data penggugat karena penggugat tidak ada sangkut paut ataupun masalah lagi di perbankkan, namun hingga gugatan dilayangkan belum ada itikat baik dari tergugat untuk memulihkan nama baik penggugat.

“Kami berharap yang terbaik untuk klien kami, jelas ini sudah kelewatan. Kerugian diakibatkan hal ini benar benar serius, Mandiri harus bertanggung jawab penuh,“ terang Advokad Syarcowie SH usai melayangkan berkas gugatan.

Diketahui, gugatan dilayangkan dengan nomer perkara 135/pdt.G/2019/PN PLG, selanjutnya akan ditetapkan jadwal dan majelis sebelum akhinya disidangkan. (yns)