Siswi SMP di OKU Diduga Dibunuh dan Diperkosa

0
Tersangka Aldy Sukma Wijaya (19) saat diamankan di Mapolres OKU.

# Pelaku pembina pramuka korban

BATURAJA – Warga Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (03/04) siang mendadak gempar. Pasalnya di kawasan hutan yang berjarak satu kilometer dari SMPN 10 OKU yang ada di desa itu ditemukan sesosok mayat gadis belia dengan kondisi mengenaskan.

Korban tak lain adalah RN (12), siswi di SMPN 10 OKU yang beralamat di Desa Tubohan Kampung II, Kecamatan Semidang Aji. Saat ditemukan tubuh korban bersimbah darah dengan puluhan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Jasad korban sendiri ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dan masih mengenakan pakaian seragam pramuka. Guna kepentingan penyelidikan polisi penyebab tewasnya korban, jasadnya dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo untuk dilakukan visum.

Dari keterangan tim medis yang memeriksa jasad korban, di tubuh korban banyak mengalami luka tusuk seperti tusukan obeng. Kemudian banyak juga luka lecetnya dan ada bekas jeratan tali di leher korban.

Polisi yang mendapat laporan tentang kasus pembunuhan itu langsung bergerak cepat dan dalam hitungan jam mereka berhasil meringkus pelaku pembunuhan tersebut.

Ternyata pelaku pembunuhan siswi SMP Negeri 10 OKU berinisial RN (13) dipastikan oknum pembina pramuka tempat korban sekolah.

“Pelakunya sudah kita tangkap dan kini sudah diamankan di Polres OKU untuk diperiksa intensif. Diduga sebelum dibunuh korban juga diperkosa tersangka sebanyak dua kali,” kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto, Sabtu (04/04).

Tersangkanya Aldy Sukma Wijaya (19) warga Desa Tebing Kampung, Dusun III, Kecamatan Semidang Aji.

Diterangkan Kasat Reskrim, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian korban RN sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk divisum.

Dari kasus pembunuhan tersebut, aparat menyita 16 barang bukti. Yakni satu batang kayu bulat berukuran 80 cm, sebuah topi pramuka, tiga helai dasi pramuka warna merah putih, sehelai dasi pramuka warna coklat, sebuah tas warna merah, dan sepasang sepatu warna hitam putih.

Kemudian, sehelai jilbab warna coklat, satu gulung tali raffia warna merah, sepasang sandal merek carvil, sehelai baju olahraga warna biru dan sehelai celana panjang pramuka warna coklat.

Lalu, sehelai baju pramuka, sehelai rok panjang pramuka, sehelai celana training warna hitam, sehelai celana dalam warna hitam, dan sehelai kaos dalam warna hitam. Tersangka akan dijerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati. (kie)