Spesialis Jambret Tewas Ditembak Polisi

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) – Sial dialami kedua pelaku jambret ini, yakni Wahyu (30) dan Rahmad (31) yang merupakan warga Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang. Pasalnya, kedua tak berkutik ditangkap polisi usai melakukan aksi kejahatannya, Minggu (5/8).

Bahkan pelaku Wahyu terpaksa diberikan tindakan tegas terukur oleh polisi lantaran mau melarikan diri usai melakukan aksi kejahatannya dan yang bersangkutan tewas dengan luka tembak di punggung kanannya.

Berdasarkan informasi yang didapat, kedua spesialis jambret tersebut beraksi di Jalan Dr Cipto, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Minggu (5/8) sekitar pukul 12.40 WIB.

Adapun korbannya adalah Mutiara (19) yang merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Palembang. Saat itu korban dibonceng motor bersama rekannya. Kemudian saat di simpang lampu merah Jalan Dr Cipto, motor yang dikendarai korban berhenti. Lalu muncul pelaku Rahmat (31) mengendarai motor memboncengi pelaku Wahyu turut berhenti di belakang motor korban sebelah kiri.

Lalu, pelaku Wahyu berupaya mencuri dengan membuka resleting tas ransel milik korban. Namun, korban yang menyadari aksi kejahatan pelaku, berusaha mempertahankan tasnya. Akibatnya sempat terjadi aksi tarik-menarik antara korban dan pelaku, sehingga isi dalam tas korban berhamburan dan terjatuhlah laptop serta tablet milik korban.

Namun sial, aksi tersebut dipergoki anggota polisi berpakaian preman yang tengah melakukan patroli. Anggota polisi pun sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun kedua pelaku yang masih berupaya melarikan diri.

Polisi pun menembakkan timah panas dari senjatanya yang kemudian bersarang di punggung bagian kanan bawah pelaku Wahyu. Pelaku Wahyu yang tertembak kemudian ambruk ke tanah. Karena Wahyu terjatuh, motor yang dikendarai pelaku Rahmat kehilangan keseimbangan kemudian ikut terjatuh.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan, pihaknya berhasil mengamankan kedua tersangka. ”Ya, kedua pelaku tersebut memang merupakan buronan Polsek Ilir Barat II dan Polresta Palembang. Keduanya sudah melakukan beberapa kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan, pencopetan dan pencurian konvensional,” ujar Wahyu, Senin (6/8).

Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan di Palembang, terutama menjelang Asian Games 2018. “Terutama untuk para pelaku kejahatan, silakan nonton TV terlebih dahulu sebelum melakukan aksi kejahatan, lihat apa yang kami lakukan terhadap para pelaku kejahatan sejauh ini,” tegas Wahyu.

Dihadapan petugas pelaku Rahmad mengakui perbuatannya. “Saya baru kali ini pak menjambret bersama Wahyu. Dulu pernah juga mencopet dua kali di BKB,” kata Rahmat sambil meringis kesakitan di IGD RS Bhayangkara Palembang.

Sementara, Kapolsek Ilir Barat II Palembang, Kompol Dwi Utomo menambahkan, pihaknya akan memeriksa lebih lanjut tersangka Rahmat untuk mengetahui berapa kali kejahatan yang dilakukan kedua pelaku. ”Untuk saat ini kami menyita beberapa barang bukti berupa tablet dan laptop miliki korban serta sepeda motor yang digunakan tersangka,” tegasnya. (pan/PN)