Status Gua Harimau Akan Setara Dengan Candi Borobudur

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Objek wisata alam Gua Harimau yang terletak di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dinyatakan sebagai Cagar Budaya Nasional. Menindaklanjuti hal tersebut Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) OKU saat ini berupaya melakukan langka selanjutnya agar Desa Padang Bindu menjadi kawasan Cagar Budaya Nasional. Hal ini ditegaskan, Kepala Disbudpar OKU, Paisol Ibrahim saat dibincangi, Kamis (25/10) siang.

Ia menjelaskan, kawasan Desa Padang Bindu, Kec Semidang Aji, sudah tepat untuk dijadikan kawasan cagar budaya. Sebab di sana selain ada Gua Harimau yang ditemukan 82 kerangka manusia purba berusia 35.000-40.000 tahun lalu,  juga masih ada objek wisata lain yang tidak kalah bagusnya. Misalnya Gua Putri yang memiliki legenda rakyat Serunting Sakti atau Si Pahit Lidah dan Putri Dayang Merindu.

“Selain itu juga masih ada Gua Silabe dan lainya. Maka itu kami menilai sudah layak menjadi kawasan Cagar Budaya Nasional,” jelas Paisol.

Rencananya pada awal November 2018 ini akan di bawah ke Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Jakarta. TACB ini diketuai oleh Prof Truman.

“Mudah-mudahan pada Januari 2019 mendatang sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional. Jika sudah ditetapkan maka kawasan yang terletak di kawasan Desa Padang Bindu ini akan setara dengan Candi Borobudur dan Sangeran,” katanya.

Banyak keuntungan jika sudah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya nasioal, satu diantaranya, selain promosi objek wisata bisa diambil alih pusat, pengelolaan untuk pengembangan, pendanaannya juga dikucurkan dari pusat. “Kalau Gua Harimau sudah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Tinggal kawasannya saja yang belum,” ungkapnya. (ags)