Tak Terima Anak Gadisnya Dicabuli di Hotel, Ibu ini Polisikan RM dan Rekannya

0

PALEMBANG – Tak terima lantaran anak gadisnya SS diduga menjadi korban pelecehan seksual atau pencabulan, membuat Kusmala warga Rambutan Banyuasin mendatangi SPKT Mapolrestabes Palembang guna melapor beberapa waktu lalu.

Dalam laporan polisinya dengan nomer LPB/706/III/2020/SUMSEL/RESTABES/SPKT tanggal 30 Maret, Kusmala menerangkan jika SS yang masih berusia 14 tahun dan tergolong anak – anak ini telah dicabuli pemuda inisial RM pada 18 Maret silam di Hotel Rambang Kawasan Sekip Palembang.

Tak hanya itu, menurut pengakuan SS yang kini masih terlihat trauma kepada ibunya mengaku ada yang turut mencabulinya selain RM pada waktu hampir bersamaan. ”Selain RM ada temannya yang ikut menggauli anak kami, ” terang Rusmala, Kamis (16/04).

Atas laporan tersebut, Kusmala berharap agar cepat ditindaklanjuti pihak kepolisian dan segera menangkap pelaku yang sudah menodai anaknya serta mendapatkan kepastian hukum yang jelas.

”Saya hanya berharap keadilan dan hukum ditegakkan. Anak saya sudah kehilangan masa depan serta mengalami trauma akibat perbuatan terlapor, dalam hal ini kami harap polisi cepat begerak karena laporan ini sudah berjalan 15 hari lebih,” jelas Kusmala yang dalam waktu dekat ini akan menanyakan perkembangan laporannya.

Sementara itu, Komisioner Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Banyuasin bidang evaluasi dan monitoring Murtopo Yusuf, menegaskan mengecam keras perbuatan terlapor atau pelaku dalam kasus SS ini, bahkan dirinya akan terjun langsung untuk memantau dan mengawasi serta memastikan problem pada SS ini selesai dan mendapatkan kepastian hukum.

”Dalam hal ini kita mendapatkan laporan dari perangkat desa dimana tempat pelapor tinggal, menanggapi hal itu jelas kami langsung kroscek dan mendalami. Sejauh ini kita masih memantau serta mengawasi proses hukumnya, namun yang utama kami tetap fokus pada SS selaku anak yang menjadi korban agar dapat kembali ceria layaknya anak anak sewajarnya,” terangnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Nuryono membenarkan laporan tersebut dan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. ”Benar Sudah kita terima laporannya dan saat ini masih kita dalami guna mengikuti proses hukum yang berlaku,” tukasnya. (yns)