Home / Sumsel / OKI / Targetkan Pecahkan Rekor MURI Dalam Program Nikah Gratis Massal

Targetkan Pecahkan Rekor MURI Dalam Program Nikah Gratis Massal

Hits: 53

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) optimis akan memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) dalam penyelenggaran Isbat nikah terbanyak di Indonesia.

Jika sebelumnya rekor tersebut dipegang oleh Pemkot Prabumulih yang telah mengisbatkan sebanyak 2500 pasangan, maka tahun depan Pemkab OKI optimis pecahkan rekor penyelenggaraan isbat nikah terbanyak se Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab OKI, H Reswandi pada acara launching Istbat Nikah Gratis Tahun 2018 di Kantor Bupati OKI, Jum’at (9/3).

Reswandi merincikan, terhitung sejak diselenggarakannya program Isbat nikah pada 2015 lalu, Pemkab OKI bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama, Pengadilan Agama Kayuagung dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat telah mengistbatkan sebanyak 1.354 pasangan suami istri (Pasutri).

Adapun rinciannya pada 2015 sudah diistbatkan sebanyak 325 pasang, 2016 382 pasang dan 2017 442 pasang. Sementara 2018 205 pasang dan mudah-mudahan 2019 angka pasutri yang dinikahkan bisa menembus angka diatas 2.500 pasang.

Ia menambahkan, animo serta antusias masyarakat untuk mengikuti program ini sangat besar, bahkan masyarakat ingin kuota istbat nikah ini ditambah setiap tahun. “Namun kita terkendala dengan masalah anggaran,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM berkomitmen untuk dapat meneruskan program yang sangat bermanfaat ini. “Menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan hak-hak warga terkait administrasi kependudukan dan pernikahan. Kami pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan program yang menyentuh masyarakat seperti istbat nikah gratis ini,” katanya.

Sekda memaparkan, penyelenggaraan itsbat nikah gratis tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan di bidang hukum.

Selain itu juga, sebagai upaya pemerintah dalam membantu masyarakat tidak mampu untuk memperoleh hak atas buku nikah dan akta kelahiran dengan proses yang cepat, serta biaya yang ringan.

“Istbat nikah ini diberikan secara gratis hanya untuk warga OKI yang kurang mampu, yang sudah sah pernikahannya secara agama, tetapi belum sah menurut negara. Dan Itsbat nikah ini hanya untuk pernikahan yang pertama,” jelas Husin.

Terpisah, Ketua Pengadilan Agama Kayuagung, Drs Ikhsan SH MA mengatakan, banyak keuntungan bagi pasangan suami istri sudah memiliki surat nikah dan tercatat di KUA. “Legalisasi berguna untuk memberikan kepastian administrasi kependudukan yang nantinya berimbas pada pengakuan anak secara hukum. Pengakuan ke orangtua juga jelas. Surat-surat nikah dapat mempermudah pelayanan-pelayanan kependudukan seperti hak waris, akta nikah, kelahiran dan lain sebagainya,” jelasnya.

Dan Ikhsan juga sangat mengapresiasi program yang digagas Pemkab OKI sejak tahun 2015 ini. “Mungkin saja saat melaksanakan akad nikah warga /masyarakat tidak memiliki uang atau halangan lainnya. Maka sangat mulia program yang diselenggarakan Pemkab OKI ini,” tandasnya. (g-wijaya)

About Gani Wijaya

Baca Juga

Malam Takbir Keliling Sambut Hari Raya Idul Adha Di Kab. OKI Berlangsung Hening

Hits: 165 KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com)–Meskipun dengan suasana yang sepi, namun Wakil Bupati OKI, HM.Rifai SE bersama …