Terlilit Hutang, Sopir Wings Baturaja Nekat Rampok Rekan Kerjanya

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Lantaran terlilit hutang, Ram (45) Karyawan bertugas sebagai sopir PT Wings Baturaja, nekat menjadi dalang perampokan terhadap korban Rudian Sagita yang merupakan Sales PT Wings itu sendiri. Rudian dirampok saat sedang bertugas melakukan penagihan ke konsumen.

Dalam melakukan aksinya Ram warga Kampung Sawo Kec.Baturaja Timur Kab. OKU menyuruh empat orang rekannya yakni Pir (29) warga Talang Padang Desa Negeri Sindang Kec. Sosoh Buay Rayab yang juga berhasil ditangkap, sedangkan tiga pelaku lainnya RN, JR dan WN masih dalam pengejaran pihak Polsek Semidang Aji.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andryan SKom dan Kapolsek Semidang Aji, Ipda Bastari dalam konfrensi persnya, Senin (5/11), menjelaskan, pelaku Ram merupakan pemberi informasi kepada tiga pelaku lainnya bahwa setiap Sabtu karyawan PT Wings membawa uang dalam jumlah besar hasil penagihan di Kecamatan Semidang Aji.

Dituturkan Kapolres, perampokan tersebut terjadi pada Sabtu 13 Oktober 2018 sekitar pukul 13.00 Wib di Jalan Lintas Sumatera Desa Singapura Kecamatan Semidang Aji.

Saat itu, korban Rudian Sagita pulang dari tagihan uang ke konsumen milik PT Wings dengan menggunakan sepeda motor Vega R. Saat melintas di TKP karena hari gerimis korban berteduh di bawah pohon.

Kemudian lanjutnya, datang empat orang pelaku dengan menggunakan dua unit sepeda motor, mendekati korban dan langsung menodong korban dengan mengacungkan senjata tajam serta mengambil paksa tas ransel korban yang berisikan uang tagihan sebesar Rp 14 juta, 3 unit hp, nota tagihan dan powerbank.

Selain itu pelaku juga mengambil jaket dan helm milik korban. “Usai melakukan aksinya para pelaku kabur arah Muara Enim, sedangkan korban melapor ke Polsek Semidang Aji,” kata Kapolres.

Mendapat laporan ini, Polsek Semidang Aji langsung melakukan penyelidikan, kemudian pada Kamis (1/11) Polsek Semidang Aji mendapat informasi bahwa RN dan WN sedang berada di rumah Pir. Anggota bergerak cepat dan melakukan penangkapan. “Pelaku Pir berhasil diamankan sementara RN dan WN berhasil kabur sedangkan pelaku JR belum diketahui keberadaanya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka Pir mengakui bahwa perampokan ini setelah mendapat informasi dari Ram. “Ketika kita akan menangkap pelaku Ram, Pir mencoba kabur dan terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur dengan menembak betis kirinya,” tegas Kapolres.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan satu unit sepeda motor Vega R BG BG-2967-F milik pelaku. “Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu kedua pelaku saat dibincangi awak media mengaku nekat melakukan aksi perampokan ini karena merasa khilaf . “Dak tau pak khilaf, banyak kebutuhan, mau bayar hutang,” ujar keduanya singkat. (ags)