Ternyata Masih Ada Desa di Muba Belum Tersentuh Listrik PLN

0

# 300 KK Dambakan Penerangan

SEKAYU (fokus-sumsel.com) — Sudah puluhan tahun masyarakat Dusun 9 Desa Supat Timur Kecamatan Babat Supat masih belum menikmati penerangan. Padahal keberadaannya tidak jauh dari ibukota kecamatan bahkan jaringan induk yang berada di sepanjang jalan sudah ada namun untuk ke dusun 9 atau pilip 17 belum terpasang.

Padahal usulan agar dipasangkan tiang jaringan listrik sudah diusulkan bahkan berulang ulang namun hingga saat ini belum dipenuhi.

Hal ini menimbulkan kekecewaan masyarakat, seperti yang di sampaikan salah satu warga dusun 9 Sodikin saat di bincangi wartawan Fokus Sumsel kemarin (21/4) mengaku kalau dirinya sudah sering menguaulkan pemasangan jaringan listrik, tetapi hingga saat ini tidak pernah diperhatikan.

“Karena kami tidak mampu untuk penerangan jika menggunakan genset, karena biaya bahan bakarnya sangat tinggi,” kata Dikin pangilan akrab bapak satu anak ini.

Dia juga melanjutkan hendaknya pihak terkait dapat meninjau langsung ke lokasi agar dapat mengetahui kondisi sesungguhnya maysarakat tanpak penerangan, apalagi kalau malam hari hanya sedikit rumah yang mengunakan genset yang lainnya lampu teplok.

Senada disampaikan warga lainnya Erlangga juga mengatakan hal yang sama hendaknya pemerintah lebih mengutamakan kebutuhan pokok masyarakat seperti halnya penerangan. “Kan malu sama daerah lainnya sudah tidak ada dusun yang tidak dialiri jaringan listrik,” cetusnya.

Bahkan dia berharap tahun ini wilayah dusunya sudah dapat menikmati penerangan. “Kami kasihan melihat anak anak kami saat belajar mengunakan lampu teplok padahan Kabupaten Muba sangat maju dan mampu,” tutupnya. (wan)